SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Sebagai salah satu langkah strategis mendongkrak perekonomian lokal, salah satunya agar keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) bisa menjadi sarana efektif dalam memasarkan hasil pertanian warga, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, terus mematangkan strategi pemasaran terutama dengan para petani di wilayah itu.
"Karena itu, saat ini kami mulai melakukan pendataan potensi hasil pertanian warga, sehingga nantinya Koperasi Merah Putih yang ada di Bangkalan ini bisa memiliki kepastian pasokan hasil pertanian warga sesuai potensi masing-masing," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan Karyadinata, Senin (29/06/2026).
Baca juga: 110 KDMP di Pamekasan Rampung di Bangun, Progres 79 Unit Terus Dikebut
Perlu diketahui, untuk sektor pertanian di Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu sektor penyumbang ekonomi warga di wilayah itu, yakni sekitar 20 hingga 23,42 persen dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ekonomi Kabupaten Bangkalan.
Baca juga: Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer
"Dengan demikian, Koperasi Desa Merah Putih wajib cermat melihat potensi lokal, dan yang perlu dipahami bahwa pertanian adalah pijakan paling kokoh untuk membangun ketahanan ekonomi warga," katanya.
Meski demikian, peran dinas tidak berhenti pada tahap budidaya. Dukungan juga diberikan melalui penyediaan benih unggul, pupuk, optimalisasi alat mesin pertanian dan perikanan, serta penyuluhan teknis agar kualitas hasil panen memenuhi standar pasar koperasi.
Baca juga: Perkuat Ekonomi Desa, 52 Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Lumajang Rampung Dibangun
Selain untuk memfasilitasi petani, skema penyerapan hasil tani melalui koperasi dirancang untuk memutus rantai tengkulak yang selama ini merugikan petani lokal. Melalui sinergi antara kelompok tani, pengurus koperasi, dan pendampingan dinas, Pemerintah Kabupaten Bangkalan optimis program Koperasi Merah Putih dapat berjalan optimal. Dan saat ini jumlah kelompok tani yang ada di Kabupaten Bangkalan tercatat sebanyak 1.305 kelompok, tersebar di 273 desa dan 8 kelurahan yang mencakup 18 kecamatan se-Kabupaten Bangkalan. bg-01/dsy
Editor : Redaksi