Bupati Madiun Pasar Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Sumber PAD ‎

surabayapagi.com
Hari Wuryanto saat kegiatan Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, Rabu (22/7/2026).

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan pasar desa harus terus dikembangkan karena menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat sekaligus menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PAD).

‎Pernyataan itu disampaikan Hari Wuryanto saat kegiatan Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, Rabu (22/7/2026), menanggapi aspirasi masyarakat terkait pengembangan pasar desa.

Baca juga: Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Madiun Pasok 55 Mobil Siaga ke Desa-desa

‎"Pasar desa merupakan pusat perekonomian masyarakat dan salah satu sumber PAD desa. Karena itu harus terus kita kembangkan agar potensi yang dimiliki desa bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujar Hari.

‎Selain pengembangan pasar, Bupati juga mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Dempelan agar terus meningkatkan kualitas produknya sehingga mampu bersaing di pasar modern.

Baca juga: Lewat Open House, Pemkab Madiun Optimalkan Penjaringan Calon Siswa Sekolah Rakyat

‎"Harapan kami UMKM benar-benar naik kelas. Produknya bisa masuk ke mal maupun supermarket sehingga memiliki nilai tambah dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga," tuturnya.

‎Dalam kesempatan itu, Hari juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur di Desa Dempelan yang juga merupakan kampung halamannya hampir seluruhnya telah rampung. Beberapa pekerjaan yang masih perlu diselesaikan di antaranya pelebaran saluran irigasi dan drainase.

Baca juga: Koperasi Harus Tinggalkan Stigma Kuno, Bupati Madiun Dorong Adaptasi Digital

‎"Alhamdulillah pembangunan di Desa Dempelan hampir selesai. Tinggal beberapa saluran irigasi dan drainase yang perlu diperlebar. Kantor desa, gedung pertemuan, lapangan hingga sekolah sudah ada dan kondisinya baik. Saya sendiri dulu bersekolah di sini," tuturnya.

‎Pada rangkaian kegiatan Bahana Bersahaja tersebut, Pemkab Madiun juga meluncurkan mobil rontgen keliling untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Hari berharap keberadaan fasilitas itu dapat mempercepat deteksi dini tuberkulosis (TBC) sehingga target eliminasi TBC di Kabupaten Madiun dapat tercapai pada 2028, lebih cepat dari target nasional tahun 2030.waf

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru