Dongkrak Penghasil PAD, Disnakkan Bondowoso Mulai Bidik Lomba Mancing

surabayapagi.com
Disnakkan Bondowoso mulai diarahkan menjadi embrio event yang lebih besar sekaligus berpotensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). SP/ BDW

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso mulai mengarahkan lomba mancing menjadi embrio event yang lebih besar sekaligus berpotensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah awal tersebut untuk mengukur sejauh mana antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa memasukkan agenda lomba mancing di HUT Kemerdekaan RI yang ke-81. Ini baru pertama kali kita mencoba lomba tingkat kabupaten, jadi sifatnya masih sebagai stimulan untuk melihat animo masyarakat,” ujar Kepala Disnakkan Kabupaten Bondowoso, Hendri Widotono, Selasa (18/08/2026).

Baca juga: Dishub Ponorogo Catat Realisasi Pendapatan Parkir 2025 Tak Capai Target 100 Persen

Dalam lomba perdana tersebut, panitia menebar sekitar 100 kilogram ikan lele ke kolam. Hasilnya cukup menggembirakan. Minat masyarakat untuk mengikuti lomba disebut cukup tinggi. Kondisi itu menjadi modal bagi Disnakkan untuk menyiapkan konsep lomba dengan skala yang lebih besar pada pelaksanaan berikutnya.

Baca juga: Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Namun, Hendri menegaskan kegiatan tersebut bukan bagian dari proyek maupun program yang menggunakan anggaran APBD. Bahkan, Disnakkan mulai memproyeksikan lomba mancing tingkat umum pada Oktober atau awal November 2026. Rencana tersebut telah dibicarakan bersama Wakil Bupati Bondowoso dan pihak terkait.

“Ini murni tidak ada kegiatan proyek, tidak ada kegiatan APBD. Jadi ini hanya uji coba. Karena baru pertama kali, ke depan akan kita buat jauh lebih baik. Intinya adalah meningkatkan PAD. Misalkan dengan pihak ketiga, PAD-nya saya minta Rp10 juta atau Rp15 juta. Selanjutnya silakan lomba dengan pihak ketiga atau teman-teman sponsor lainnya,” ungkapnya.

Baca juga: Dongkrak PAD hingga 10 Persen, Digitalisasi Parkir di Kota Surabaya Berjalan Efektif

Tak hanya mengejar aspek pendapatan, Disnakkan juga ingin mendorong penyelenggaraan lomba secara lebih modern. Ke depan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ruang rekreasi dan hiburan, tetapi juga mampu mempertemukan komunitas pemancing, pelaku usaha, sponsor dan pemerintah dalam sebuah event yang memiliki nilai ekonomi. bd-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru