Permudah Akses Jalan Aman dan Nyaman, Pemkot Surabaya Relokasikan 43 Pedagang 

surabayapagi.com
Penertiban pedagang di Wonokromo, Surabaya. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya untuk membuka akses jalan putar balik (u-turn) baru yang lebih aman bagi pengguna jalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya merelokasi 43 pedagang pasar tumpah di badan jalan dan saluran air, terutama untuk pengendara dari Jalan Raya Stasiun Wonokromo menuju Jalan Raya Wonokromo 8 kerap melakukan putar balik.

"Akses putar balik di pertokoan itu, memiliki kontur menurun (jalan berbatu) dan berdekatan langsung dengan lampu lalu lintas (traffic light). Sehingga, dapat membahayakan pengguna jalan," jelas Camat Wonokromo Rerry Setianingtiyaswati, Kamis 

Baca juga: Wali Kota Eri Tindaklanjuti Keluhan Peziarah Soal Anjal dan Pengemis di Ampel

Langkah penertiban ini berawal dari evaluasi keselamatan lalu lintas dan keluhan warga setempat, dimana, sebenarnya Jalan Jagir Wonokromo 8 merupakan akses jalan tembus yang selama ini tertutup oleh lapak pedagang dan bangunan liar. "Oleh karena itu, kami lakukan penertiban yang disambut baik oleh warga setempat," tuturnya.

Baca juga: Cegah Crossing Berbahaya, Arah Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Mulai Dikembalikan

Ia menjelaskan proses penertiban dilakukan secara humanis dan persuasif, yakni pihak kecamatan dan kelurahan telah melakukan pendataan sejak pertengahan bulan Ramadhan serta melayangkan surat pemberitahuan hingga surat peringatan (SP). Setelah penertiban, kata dia, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya langsung menerjunkan alat berat untuk memulai perbaikan infrastruktur.

Ia mengatakan pekerjaan dilakukan meliputi pembersihan dan pengoptimalan fungsi drainase, peninggian dan pengurukan agregat sepanjang 60–70 meter dengan lebar 10 meter dan pengaspalan jalan dari ujung ke ujung hingga menghubungkan antar-jalan raya. 

Baca juga: Bagikan Bantuan Beras 800 Kilogram, Pemkot Surabaya Libatkan Karang Taruna

Setelah proyek selesai, Jalan Jagir Wonokromo 8 yang sebelumnya sempit dan sulit dilalui kendaraan roda dua, dipastikan dapat dilalui oleh kendaraan roda empat dengan aman dan nyaman. "Untuk rute dan sistem lalu lintas yang akan diterapkan nantinya disesuaikan kembali berdasarkan kajian dari Dishub Surabaya," jelasnya. sb-04/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru