SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berkah teriknya matahari di musim kemarau panjang menjadikan proses pengeringan batu bata lebih cepat yang disertai peningkatan permintaan batu bata di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan,Jawa Timur. Sehingga, kondisi tersebut dimanfaatkan para perajin untuk meningkatkan produksi sekaligus memenuhi pesanan yang terus berdatangan.
Salah satu perajin, Sutrisno, mengatakan permintaan batu bata saat musim kemarau meningkat dibandingkan musim hujan. Menurutnya, cuaca panas membuat proses pengeringan batu bata jauh lebih singkat. Batu bata yang dicetak dapat kering dalam waktu sekitar dua hari sehingga bisa segera diproses ke tahap pembakaran.
Baca juga: Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan
"Kalau cuaca lagi panas begini, proses pengeringannya cuma butuh waktu sekitar dua hari. Jauh lebih cepat dibanding biasanya, jadi kapasitas produksi bisa dimaksimalkan untuk memenuhi pesanan yang masuk," ujarnya, Kamis (10/09/2026).
Baca juga: Petani Magetan Beralih ke Palawija Imbas Waduk Gonggang Surut 7,5 Meter
Selain mempercepat masa pengeringan batu bata, musim kemarau juga mendongkrak permintaan yang disertai meningkatnya harga jual. Sutrisno menyebut, harga batu bata yang sebelumnya dijual sekitar Rp550 per biji kini naik menjadi Rp650 per biji. Bahkan, harganya bisa mencapai Rp800-Rp900 per biji, bergantung pada lokasi pengiriman.
Kenaikan harga jual tersebut masih mampu menutup biaya produksi yang ikut meningkat. Sutrisno menyebut harga bahan baku yang sebelumnya sekitar Rp300.000 per satu truk dam kini naik menjadi Rp350.000. Pihaknya bahkan mampu mencetak sekitar 750-800 batu bata. Hasil produksi kemudian dikumpulkan hingga mencapai sekitar 8.500 biji sebelum masuk tahap pembakaran.
Baca juga: Dongkrak Wisata Daerah, Telaga Sarangan Jadi Spot Foto Viral Mirip di Italia
Pesanan bahkan datang dari Madiun hingga Ponorogo. Baginya dan para perajin batu bata di Desa Tulung, musim kemarau menjadi momentum untuk meningkatkan produksi. Cuaca panas yang identik dengan kekeringan dimanfaatkan untuk mempercepat pengeringan, mengejar pesanan, dan meningkatkan pendapatan. mg-02/dsy
Editor : Redaksi