Pria Dibalik Keindahan Lingkungan Sentra Wisata Kuliner Manukan

surabayapagi.com
Ketua Koordinator Sentra Wisata Kuliner Manukan, Misdi. SP/ Lady Yuvinda

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Koordinator Sentra Wisata Kuliner Manukan, Misdi, berharap agar PKL Sentra Wisata Kuliner Terminal Manukan, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep dapat bertahan di tengah keterbatasan. Misdi mengaku terus melakukan perbaikan dan inovasi-inovasi supaya bisa menarik pengunjung pecinta kuliner nusantara.

"Kita melakukan kegiatan kerja bakti setiap Minggu. Kita juga bekerjasama dengan dinas terkait untuk melakukan renovasi sehingga mengguyupkan para pedagang dan memperlihatkan sentra wisata kuliner yang bersih dan nyaman untuk dikunjungi para penikmat kuliner,” ujar Misdi, Kamis (27/5/2021)

Baca juga: Kota Surabaya Raih Skor Tertinggi, Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Berkinerja Tinggi

Apa yang dilakukan oleh Misdi merupakan inisiatif untuk menunjukkan bahwa PKL siap menjaga lingkungan dengan demikian pengunjung akan bertambah dan puas dengan lingkungan PKL.

“Perbaikan di Sentra Kuliner Terminal Manukan yang kecil-kecil kita lakukan secara patungan internal. Tapi untuk perbaikan yang besar seperti perbaikan jalan, saluran air, tempat bermain anak dan juga toilet, kita berharap bantuan Pemkot dalam hal ini Dinas Koperasi, sehingga bisa memuaskan pengunjung, sambungnya.

Baca juga: Permintaan Tinggi, Imigrasi Kelas I Surabaya Tambah Kuota M-Paspor 200 Slot Per Hari

Seiring dengan pendapatan yang semakin menurun di tengah pandemi COVID-19, Pria yang telah menjadi koordinator PKL sentra wisata kuliner terminal Manukan sejak tahun 2009 ini, meminta agar Dinas Koperasi dan dari swasta supaya mengadakan pelatihan untuk PKL terkait menu makanan agar bervariatif.

Terakhir, Misdi menyampaikan harapannya agar sentra kuliner Manukan ini semakin ramai pengunjung.

Baca juga: KPU Kota Surabaya Mulai Seleksi Calon Anggota PPK dan PPS Pilkada 2024

"Harapan saya kita saling menjaga taman untuk keindahan dan supaya sejuk dilihat, sehingga tidak terkesan kalau PKL itu hanya jualan, kumuh, dan membuang sampah sembarangan. Semoga juga ada bantuan dari pemerintah agar sentra kuliner di sini dapat berkembang," tutupnya. La

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru