Dialog Sunatan Si Cucu di Sidang Korupsi Eks Mentan SYL

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ekspresi eks Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (29/4/2024).
Ekspresi eks Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (29/4/2024).

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Terdakwa eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), ini tak malu. Acara sunatan cucu SYL, dibebankan ke Kementan.

Demikian diungkapkan mantan Kasubag Pengadaan Biro Umum pada Kementerian Pertanian (Kementan), Abdul Hafidh, saksi sidang kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan dengan terdakwa eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Soal biaya sunatan cucu, akhirnya jadi dialog seru di sidang di PN Tipikor Jakarta.

"Biaya sunatan dan ultah anaknya?" tanya hakim anggota, Ida Ayu Mustikawati, dalam persidangan di PN Tipikor Jakarta, Senin (29/4/2024).

"Iya, Yang Mulia," jawab Hafidh.

Hafidh mengatakan acara sunatan itu untuk cucu SYL yang merupakan anak dari putra SYL, Kemal Redindo. Dia mengaku tak ingat umur dari cucu SYL tersebut.

"Sunatan siapa?" tanya hakim.

"Anaknya, Yang Mulia," jawab Hafidh.

"Anaknya dari Kemal Redindo, umur berapa dia?" tanya hakim.

"Lupa, Yang Mulia," jawab Hafidh.

Hafidh mengatakan Kementan juga mengeluarkan uang untuk acara ulang tahun anak Kemal Redindo. Hafidh mengaku tak ingat berapa nominal yang dikeluarkan untuk ulang tahun dan sunatan tersebut.

"Ini ultah anaknya ada berapa? Dan ada sunatan, saudara tahu persis?" tanya hakim.

"Iya ada dua, kalau yang sunatan tahu, Yang Mulia, cuma nominalnya lupa, Yang Mulia," jawab Hafidh.

"Terus ultahnya?" tanya hakim.

"Ultahnya nominalnya lupa, Yang Mulia," jawab Hafidh.

Hakim terus mencecar Hafidh soal berapa uang yang dikeluarkan Kementan untuk acara tersebut. Namun, Hafidh terus mengaku tak ingat berapa uang yang dikeluarkan Kementan.

"Sampai lupa nominalnya sedikit atau banyak?" tanya hakim.

"Cukup lumayan, Yang Mulia," jawab Hafidh.

"Lumayannya ada berapa Rp 100 (juta)? Rp 200 (juta)?" cecar hakim.

"Nggak sampai, Yang Mulia," jawab Hafidh.

"Tidak sampai?" tanya hakim.

"Tidak sampai kalau nggak salah, Yang Mulia," jawab Hafidh.

Sebagai informasi, SYL didakwa menerima melakukan pemerasan dan menerima gratifikasi dengan total Rp 44,5 miliar. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Dinilai Tak Adil! Sosialisasi Parkir Digital Berakhir Ricuh, Jukir Minta Bagi Hasil 70 Persen dan Pemkot 30 Persen

Dinilai Tak Adil! Sosialisasi Parkir Digital Berakhir Ricuh, Jukir Minta Bagi Hasil 70 Persen dan Pemkot 30 Persen

Rabu, 08 Apr 2026 13:03 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 13:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara resmi akan menetapkan parkir digital dengan menggelar sosialisasi kepada juru parkir…

Diterjang Hujan Angin Kencang di Malang, BPBD: 12 Pohon Tumbang hingga 8 Atap Rumah Warga Rusak

Diterjang Hujan Angin Kencang di Malang, BPBD: 12 Pohon Tumbang hingga 8 Atap Rumah Warga Rusak

Rabu, 08 Apr 2026 12:48 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Cuaca ekstrem akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan dan rata di Indonesia. Salah satunya di Kecamatan Poncokusumo dan Kepanjen,…

Musim Panen Raya Padi Jadi Ladang Cuan Tukang Ojek Gabah di Nganjuk

Musim Panen Raya Padi Jadi Ladang Cuan Tukang Ojek Gabah di Nganjuk

Rabu, 08 Apr 2026 12:39 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Memasuki musim panen raya di wilayah Nganjuk, Jawa Timur menjadi berkah tersendiri bagi para usaha ojek gabah di wilayah Desa…

KPK Geledah Rumah Dirut Perumda Tirta Taman Sari, Pendalaman Kasus OTT Maidi Berlanjut

KPK Geledah Rumah Dirut Perumda Tirta Taman Sari, Pendalaman Kasus OTT Maidi Berlanjut

Rabu, 08 Apr 2026 12:31 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:31 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik menyasar rum…

Dinkes Lamongan Temukan 96 Kasus DBD Sepanjang 2026, Tak Ada Korban Jiwa

Dinkes Lamongan Temukan 96 Kasus DBD Sepanjang 2026, Tak Ada Korban Jiwa

Rabu, 08 Apr 2026 12:28 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sepanjang Tahun 2026 ditambah di musim hujan, menjadi daftar panjang temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Bahkan, Dinas…

BPJS Ketenagakerjaan Malang Serahkan Santunan Kematian Kepada 10 Ahli Waris

BPJS Ketenagakerjaan Malang Serahkan Santunan Kematian Kepada 10 Ahli Waris

Rabu, 08 Apr 2026 11:44 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:44 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan jaminan kematian kepada 10 ahli waris pekerja rentan di Balai Kota Malang, Senin …