Harapan Khofifah Setelah Memberi Bantuan Kepada Mantan Napiter di Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan- Mensos serahkan bantuan kepada mantan narapiana teroris dan kombatan. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan kepada mantan narapidana teroris (napiter) dan kombatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur sebagai upaya deradikalisasi melalui penguatan ekonomi masyarakat. "Ini adalah representasi hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada warganya sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo agar pendekatan kepada eks napiter dan kombatan dilakukan melalui pendekatan kesejahteraan," kata Khofifah di Lamongan, Minggu (17/9/2017). Bantuan yang disalurkan melalui Yayasan Lingkar Perdamaian pimpinan Ali Fauzi itu, kata Khofifah, diharapkan agar mereka dapat mandiri dan berdaya saing, serta yang terpenting anak-anak dapat bersekolah dan berprestasi mengharumkan bangsa. Sementara itu, bantuan yang diberikan masing-masing untuk Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 24 keluarga, dengan masing-masing dari mereka mendapat bantuan sebesar Rp1.890.000 per tahun yang dicairkan dalam empat tahap. Ditambah bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebesar Rp40 juta untuk delapan orang, dan bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebesar Rp40 juta untuk 2 kelompok melalui sistem perbankan. "Penyerahan bantuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan saya dengan Forum Lingkar Perdamaian di Lamongan Agustus lalu. Saat itu mereka mengajukan permintaan berbagai program perlindungan sosial seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) dan kewirausahaan," tutur Khofifah. Kemudian, Khofifah melanjutkan permintaan itu ke Kemensos dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk segera mendata eks napiter dan kombatan beserta keluarganya agar mendapat jaminan dan perlindungan sosial. "Mudah-mudahan bantuan ini bisa meningkatkan pendapatan dan mendorong pengembangan usaha ekonomi mereka. Lebih jauh lagi meningkatkan kepedulian dan kesetiakawanan sosial dengan masyarakat sekitar," kata Mensos mengharapkan. Sementara Bupati Lamongan Fadeli dalam keterangannya menyampaikan program PKH dari Kemensos di wilayah setempat, dari alokasi 47.561 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Lamongan mendapat tambahan 69 KPM dari masyarakat umum. Kemudian dari sebanyak 586.871 alokasi untuk KIS, tahun ini ada penambahan 88 untuk eks Napiter. Selanjutnya UEP yang sebelumnya tidak ada penerima sama sekali, sekarang ada penambahan 8 untuk mantan napiter. Ditambah lagi untuk KUBE yang sebelumnya dialokasikan 60 kegiatan, tahun ini ditambah sebanyak 2 kegiatan untuk eks napiter.(mfn)
Tag :

Berita Terbaru

Hari Donor Darah Sedunia, Ning Ita Ajak Jadikan Gerakan Kemanusiaan Berkelanjutan

Hari Donor Darah Sedunia, Ning Ita Ajak Jadikan Gerakan Kemanusiaan Berkelanjutan

Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 17:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Semangat kemanusiaan mewarnai peringatan Hari Donor Darah Sedunia Tahun 2026 yang digelar PMI Kota Mojokerto di Atrium Sunrise…

Dakwaan KPK Bongkar Dugaan Pengaturan Proyek oleh Maidi

Dakwaan KPK Bongkar Dugaan Pengaturan Proyek oleh Maidi

Minggu, 14 Jun 2026 15:35 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 15:35 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Fakta baru kembali terungkap dalam sidang perdana kasus korupsi kota Madiun, Kamis (11/6/2026). Dalam dakwaannya JPU menyebut Maidi …

MA Batalkan Vonis Bebas PN Gresik, PPAT Resa Andrianto Divonis Penjara

MA Batalkan Vonis Bebas PN Gresik, PPAT Resa Andrianto Divonis Penjara

Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Perkara yang sempat menyita perhatian publik di Gresik akhirnya mencapai babak akhir. Mahkamah Agung (MA) RI membatalkan putusan b…

Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

Petani di Jember Merugi Gagal Panen, Puluhan Hektare Jagung dan Padi Ludes Diserang Tikus

Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam beberapa pekan terakhir, para petani jagung dan padi di wilayah Jember, Jawa Timur mulai merugi lantaran gagal panen akibat…

Gandeng BRI dan Polytron, PLN Group Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Timur

Gandeng BRI dan Polytron, PLN Group Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Timur

Minggu, 14 Jun 2026 14:08 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam upaya mempercepat transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan, PLN Group Jawa Timur menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) d…

Menuju MBG Berkualitas, DPRD Gresik Dorong Standarisasi Dapur dan Perlindungan Tenaga Kerja

Menuju MBG Berkualitas, DPRD Gresik Dorong Standarisasi Dapur dan Perlindungan Tenaga Kerja

Minggu, 14 Jun 2026 14:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen pemerintah dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat dukungan dan pengawalan serius dari DPRD K…