etua yayasan pesantren membantah segala tudingan a

Warga Berunjuk Rasa, Ponpes Ibnu Mas'ud Bantah Radikalisme

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Bogor - Terkait adanya radikalisme, warga Bogor berunjuk rasa meminta Pondok Pesantren Ibnu Mas'ud ditutup. Ketua yayasan pesantren membantah segala tudingan itu. Pesantren Tahfidz Quran Ibnu Mas'ud yang berlokasi di Kampung Jami, Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor didemo warga karena dituding mengajarkan ajaran radikal, Senin (18/9/2017). Warga menuntut agar pesantren tersebut dibubarkan dan ditutup. Ketua Yayasan Al Urwatul Wutsqo, Agus Purwoko yang membawahi Pesantren Ibnu Masud menyangkal ada ajaran radikal. Ia menyebut, di pesantrennya hanya mengajarkan hafalan Al Quran. "Kami hadir di desa ini bukan untuk memberikan kerugian bagi masyarakat sini, tapi kami memberikan keuntungan bagi umat muslim seutuhnya. Kehadiran kami semata-mata ingin mengajarkan Tahfidz Quran," kata Agus Purwoko saat ditemui wartawan di Ponpes Ibnu Masud "Kami bukan termasuk aliran sesat, kami adalah ahli sunah waljamaah. Tetapi apapun itu, apapun kesalahan kami, apa yang dilakukan oleh staf kami adalah tindakan pribadi," sambungnya terkait kasus pembakaran bendera Merah Putih. Agus menolak pesantrennya dibubarkan. Segala kejadian hukum terhadap orang-orang yang berkaitan dengan pesantren, menurut dia di luar urusan pesantren. "Adapun jika terjadi hal-hal di luar jangkauan kami mengenai orang tua santri yang terlibat masalah hukum, yang terlibat tindak kriminal atau yang lain, itu adalah semata-mata bukan urusan manajemen kami. Desakan untuk pembubaran itu adalah tidak berdasar, itu adalah klaim yang sepihak penuh emosi," sambung Agus. Pembakaran bendera Merah Putih menurut Agus hanya ulah oknum pesantren, namun ada yang memanfaatkan itu untuk menjelekan Ibnu Mas'ud. Pesantrennya fokus pada pendidikan anak-anak yang mengalami keluarga bermasalah. Seperti diketahui bocah yang jadi tentara ISIS yaitu Hatf Saiful Rasul adalah santri di Ponpes Ibnu Mas'ud dan ayahnya adalah Syaiful Anam, teroris Poso. "Ini kan fokusnya menitipkan anak yang bermasalah. Orangtuanya tidak punya uang, ekonomi, kemudian dititipkan di sini, orangtuanya bermasalah karena kriminal, atau teroris atau apa saja. Ketika masuk ke sini, kami berikan pelajaran tahfidz Al Quran," tambahnya. Mantan pegawai di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) ini mengatakan akan melakukan pendekatan untuk masyarakat. "Ke depan saya akan melakukan pendekatan-pendekatan sosial kepada para pejabat agar tidak ada lagi kesalahpahaman, tidak ada lagi kecurigaan-kecurigaan, tidak ada dugaan-dugaan," pungkasnya.(Mei)
Tag :

Berita Terbaru

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Membangun Ketahanan Keluarga, FHISIP Unisda Teken MoU dengan Pengadilan Agama

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan, menjalin kerja sama s…

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Stok Beras Bulog Cetak Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah RI

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 05:08 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Perum BULOG kembali menorehkan capaian bersejarah dalam pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Untuk pertama kalinya se…

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Bos MNC Group Hary Tanoe, Dihukum Bayar Rp 531,5 miliar

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum bos MNC Group Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe dan PT MNC…

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju, di Hotel Mewah

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Berkas pendaftaran nikah El Rumi dan Syifa Hadju rampung. Pernikahan juga sudah didaftarkan oleh KUA Setiabudi.Yusuf Mimbar dari KUA…

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Anies , Tolak Capres - Cawapres Dari Kader Partai

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:57 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Juru Bicara (Jubir) Anies Baswedan, Angga Putra Fidrian, menilai demokrasi harus tetap membuka ruang luas bagi semua kalangan.           …

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Terbongkar Sindikat Perjokian UTBK-SNBT Hingga Surabaya

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI : Hingga Kamis (23/4), kasus dugaan perjokian dan kecurangan UTBK meski mencuat masih dalam tahap pendalaman oleh panitia pusat. Penyelidikan…