Trans Jatim Dapat Anggaran Rp251 Miliar, Begini Tanggapan Serius Komisi D DPRD Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYA, SURABAYAPAGI.COM – Program transportasi publik Trans Jatim dipastikan mendapat dukungan penuh anggaran pada tahun 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan Rp251 miliar untuk memenuhi kebutuhan subsidi operasional Trans Jatim, setelah sebelumnya sempat terjadi kekurangan anggaran sebesar Rp103 miliar.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan jajaran Pemprov Jatim atas komitmen menjaga keberlanjutan layanan transportasi publik yang murah dan terjangkau bagi masyarakat.

“Ini bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban pelayanan transportasi publik. Anggaran Rp251 miliar tersebut diharapkan mampu mencukupi seluruh kebutuhan operasional Trans Jatim,” ujar Khusnul Arif usai rapat kerja bersama Dinas Perhubungan Jatim di Kantor DPRD Jatim, Selasa (27/1/2026).

Politisi Partai Nasdem ini menjelaskan, anggaran tersebut mencakup skema Buy The Service (BTS) yang menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan Jatim untuk delapan koridor Trans Jatim, yakni tujuh koridor di wilayah Gerbangkertosusila dan satu koridor di Malang Raya. Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk biaya operasional kendaraan (BOK), sumber daya manusia (SDM), serta kebutuhan operasional lainnya.

Meski kebutuhan subsidi telah terpenuhi, Komisi D DPRD Jatim masih berharap adanya peluang penambahan anggaran pada tahun-tahun mendatang guna memperluas jangkauan layanan. Khusnul menilai, wilayah Malang Raya idealnya dilayani tiga koridor, sementara saat ini baru tersedia satu koridor.

“Harapan kami, jika kondisi fiskal daerah membaik, Trans Jatim bisa menambah koridor, tidak hanya di Malang Raya, tetapi juga merambah wilayah Bakorwil lain seperti Madiun dan Jember,” jelas politisi asal Kediri tersebut.

Terkait relevansi anggaran Rp251 miliar terhadap kondisi perekonomian dan transportasi publik di Jawa Timur, Khusnul menegaskan bahwa manfaat Trans Jatim tidak bisa diukur semata dari sisi pendapatan langsung. Ia menyebutkan estimasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Trans Jatim pada 2026 diperkirakan sekitar Rp35 miliar, di luar pendapatan iklan di armada bus.

“Kalau dihitung secara kas memang PAD-nya tidak besar. Tapi ada manfaat lain yang tidak bisa dihitung dalam bentuk rupiah, seperti pertumbuhan ekonomi, transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat,” katanya.

Selain itu, keberadaan Trans Jatim juga dinilai berkontribusi dalam pengurangan emisi gas buang, kemacetan, serta angka kecelakaan lalu lintas. Hal ini seiring dengan menurunnya penggunaan kendaraan pribadi karena masyarakat mulai beralih ke transportasi publik.

“Kita melihat animo masyarakat cukup tinggi. Mobilitas menjadi lebih terjangkau, dan ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga,” tambahnya.

Khusnul juga mengungkapkan bahwa Dinas Perhubungan Jatim saat ini tengah melakukan kajian dan riset bersama kalangan akademisi untuk mengukur dampak sosial dan ekonomi Trans Jatim secara lebih komprehensif.

“Kita tunggu hasil kajiannya. Tapi sejauh ini, penerima manfaat Trans Jatim sudah sangat jelas dan signifikan,” terang politisi yang akrab disapa Mas Pipin ini.

Komisi D DPRD Jatim berharap Dinas Perhubungan terus meningkatkan kualitas layanan Trans Jatim, seiring besarnya anggaran subsidi yang telah disiapkan. Menurut Khusnul, ketersediaan transportasi publik yang layak merupakan kewajiban pemerintah daerah dalam menjamin pelayanan dasar bagi masyarakat. rko

Berita Terbaru

Hasil Pemeriksaan Menantu Bunuh Mertua, Polres Blitar Kota: 'Sakit hati Sering di Caci Maki'

Hasil Pemeriksaan Menantu Bunuh Mertua, Polres Blitar Kota: 'Sakit hati Sering di Caci Maki'

Rabu, 28 Jan 2026 10:44 WIB

Rabu, 28 Jan 2026 10:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya terkuak pembunuhan yang dilakukan NV (P) 21, terhadap nenek Sariyah 70 warga Desa Gendekan Kec.Wonodadi Kab.Blitar pada…

Jember Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya, Gus Fawait: Kesehatan Rakyat Prioritas Mutlak

Jember Raih Penghargaan UHC Awards 2026 Kategori Madya, Gus Fawait: Kesehatan Rakyat Prioritas Mutlak

Rabu, 28 Jan 2026 10:37 WIB

Rabu, 28 Jan 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemkab Jember meraih penghargaan Universal Health C…

HUT Ke-79 Megawati, DPC PDIP Sidoarjo Aksi Tanam Pohon dan Tumpengan Bersama Rakyat

HUT Ke-79 Megawati, DPC PDIP Sidoarjo Aksi Tanam Pohon dan Tumpengan Bersama Rakyat

Rabu, 28 Jan 2026 10:33 WIB

Rabu, 28 Jan 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Memperingati Hari Ulang Tahun Ke-79 Megawati Soekarnoputri, DPC PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar berbagai kegiatan pada Sabtu…

Terima Kunjungan Universiti Malaya, Khofifah Tekankan Penguatan SDM Berkelanjutan

Terima Kunjungan Universiti Malaya, Khofifah Tekankan Penguatan SDM Berkelanjutan

Rabu, 28 Jan 2026 10:30 WIB

Rabu, 28 Jan 2026 10:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan perguruan tinggi dan komunitas i…

Membludak, Ribuan Warga Sidoarjo Ikuti Makan Bareng Wabup Mimik Idayana di Monumen Jayandaru Alun-alun

Membludak, Ribuan Warga Sidoarjo Ikuti Makan Bareng Wabup Mimik Idayana di Monumen Jayandaru Alun-alun

Selasa, 27 Jan 2026 23:06 WIB

Selasa, 27 Jan 2026 23:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ajakan Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana makan bareng kepada warga Sidoarjo mendapat respon luar biasa. Sekitar 5.000 warga S…

KPK Geledah Kantor PUPR Kota Madiun, Sita Barang Bukti dalam Koper Hitam

KPK Geledah Kantor PUPR Kota Madiun, Sita Barang Bukti dalam Koper Hitam

Selasa, 27 Jan 2026 20:36 WIB

Selasa, 27 Jan 2026 20:36 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Selasa (…