Melongok Layanan Imigrasi Kelas I Surabaya yang Pi

Calo Paspor, Sehari Bisa Dapat Rp 300 Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejak pindah ke Jalan Juanda Km 3-4 Sidoarjo, 14 Juli 2017 lalu, tak ada perubahan mendasar dari pelayanan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya. Hanya bangunan dan fasilitasnya saja yang beda. Kantor baru menempati lahan sekitar 8 ribu meter persegi, sedang kantor lama di Waru hanya sekitar 3 ribu meter persegi. Meski telah menggunakan sistem online dan biometrik, namun sejumlah calo berkedok biro jasa tetap saja berkeliaran di kantor baru Imigrasi. Lantas di mana celah calo beraksi? Berikut laporan Ibnu F Wibowo, wartawan Surabaya Pagi. --------------------- Kantor baru Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya ini tepatnya sekitar 500 meter sisi timur traffic light pertigaan menuju Tropodo, Sidoarjo. Saat memasuki halaman kantor ini, keluhan masyarakat sudah muncul. Sama seperti ketika kantor tersebut berada di Jl Raya Waru, warga yang akan mengurus paspor juga mengeluhkan terkait pelayanan parkir. Bedanya, bukan lagi luasan area parkir, melainkan biaya parkir yang teramat mahal. Untuk parkir motor saja, para pengunjung harus merogoh kocek hingga 5 ribu rupiah. Tentunya, tarif tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan harga parkir pada umumnya di Surabaya maupun Sidoarjo. Parkir di area mall saja hanya Rp 3.000, sedang parkir di tepi jalan cuma Rp 1.500. “Parkir biasanya 2 ribu, lah di sini kok 5 ribu. Apa-apaan ini, apa mentang-mentang yang mau ke Imigrasi ini akan ke luar negeri gitu? Ya kan nggak bisa begitu,” keluh Fida, salah seorang warga yang akan mengurus paspor. Untuk area parkir, Kantor Imigrasi yang baru ini memang tidak kekurangan lahan parkir. Berdasarkan pantauan lapangan, untuk parkir sepeda motor saja menggunakan akses separuh bagian jalan di sisi paling kiri yang ditutup total untuk akses bagi pengunjung Imigrasi. Sementara itu, untuk parkir mobil, menggunakan lapangan Albatross. Setelah memasuki kantor pelayanan, keluhan lain juga muncul. Ini terkait pendaftaran pelayanan paspor. Pemohon paspor yang ingin mendaftar diharuskan menempelkan sidik jarinya di Finger Print, dengan alasan agar paket nomor antrean tidak dimanfaatkan pihak ketiga seperti calo. Hanya saja, pemohon kerap tak terlayani dan harus datang di hari berikutnya lagi. “Katanya kuota layanan per hari hanya antara 300 hingga 400 pemohon. Makanya, ada yang datang ke sini sejak jam 5 pagi. Saya datang jam 8 dapat nomor antrean 500-an,” keluh Fida. Sementara pantauan Surabaya Pagi pada Jumat (22/9) lalu, hingga pukul 15.00 panjang antrean menunjukkan angka 750. Jika kuota pelayanan hanya 400 pemohon setiap hari, ini menjadi peluang bagi calo paspor ‘bermain’. Seperti diungkapkan Dewi, pemohon paspor lainnya. Lantaran harus bolak balik ke kantor Imigrasi, ia akhirnya memilih jasa calo. “Karena saya tidak tahu ada kuota itu, terpaksa harus datang lagi ke Imigrasi. Padahal kerjaan juga banyak nih,” cerita dia. “Daripada harus bolak-balik bayar taksi yang kalau dihitung-hitung ya sebandinglah kalau pakai calo, akhirnya ya pakai calo saja. Cukup fotocopy berkas sepeti KTP, KK, Ijazah, Akte Lahir, tinggal tunggu dihubungi untuk datang ke sini lagi. Tidak perlu antre, langsung foto, wawancara dan tanda tangan,” lanjutnya. Dari penelusuran Surabaya Pagi, ada kenaikan harga hingga 3 kali lipat dari biaya resmi jika mengurus paspor menggunakan calo. “Kalau paspor biasa 1,25 juta dan kalau yang e-Paspor ini 1,8 juta. Kalau setorkan ke saya datanya sore ini, tiga hari sudah jadi. Nanti tinggal datang ke sini pas mau foto saja. Antre sedikit lah Mas, nanti tinggal datang lagi kalau paspornya sudah jadi di saya,” kata seorang calo yang saat itu Surabaya Pagi menyamar sebagai pemohon. Tarif calo itu cukup mengejutkan. Pasalnya, menurut laman resmi Ditjen Imigrasi, biaya yang dipatok untuk 48 halaman paspor biasa hanya Rp 300 ribu. Sedang untuk 48 halaman e-Paspor hanya Rp 600 ribu. Calo di Imigrasi Surabaya ini agaknya memperoleh keuntungan besar. Jika pemohon dalam satu haru 750 orang, apabila 50 persennya saja menggunakan jasa calo, maka sudah bisa dihitung bahwa calo-calo tersebut mengantongi uang yang tidak sedikit jumlahnya. Dengan asumsi itu, secara hitungan kasar, uang pengurusan paspor yang dikantungi calo di kisaran Rp 337 juta hingga 450 juta. Pelanggaran Dikonfirmasi terkait hal itu, Humas Kanwil Kemenkumham Jawa Timur Cahyo mengatakan bahwa sebelumnya memang praktik biro jasa memang diizinkan di lingkungan Kantor Imigrasi. Tetapi, saat ini praktik tersebut sudah tidak diizinkan lagi. “Dulu memang istilahnya itu bukan calo, tetapi biro jasa. Sekarang sudah tidak lagi diizinkan. Jadi kalau ada yang seperti itu, tentu itu pelanggaran. Bisa dilaporkan,” kata Cahyo kepada Surabaya Pagi. Menurut Cahyo, pelaporan yang dilakukan oleh masyarakat akan langsung ditindaklanjuti oleh pihak yang berwajib. “Pelaporan bisa melalui aplikasi yang bisa diunduh di Playstore,” tambahnya. Dikonfirmasi sebelumnya, Humas Kantor Imigrasi Kelas I Surabaya di Juanda, Ragil Putra mengatakan agar masyarakat tidak tertipu terhadap siapapun yang mengaku bisa mempermudah pengurusan paspor. Sebab, saat ini secara sistem, pengurusan paspor mayoritas bisa dilakukan tanpa perlu datang ke Kantor Imigrasi. “Pemohon hanya tinggal datang ketika pengambilan biometrik. Sedangkan untuk proses antrean pengambilan biometrik, pemohon bisa memilih sendiri waktu yang diinginkan untuk kemudian mengambil nomor antrean di CS dengan menunjukkan barcode yang didapatkan ketika melakukan permohonan di laman resmi kami,” terang dia. “Jadi, secara pribadi, mungkin saya melihat rasa enggan masyarakat untuk mengantre serta mengambil nomor antrean pengambilan biometric dan antrean mengambil paspor itu yang dimanfaatkan oleh para calo. Karena, di dua fase tersebut, bisa diwakilkan. Pengambilan paspor bisa diwakilkan dengan surat kuasa atau dengan keluarga yang masih satu KK,” jelasnya. n
Tag :

Berita Terbaru

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Kini Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebutuhan BBM menjelang Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, m…

Puasa di Zaman Alkitab

Puasa di Zaman Alkitab

Minggu, 15 Mar 2026 20:35 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ramadan adalah bulan kesembilan menurut kalender lunar, bulan di mana orang-orang menyatakan puasa di hadapan Tuhan dalam Alkitab…