NU Kemungkinan Kecil Satu Suara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Satu Calon Gubernur (Cagub) saja dari kalangan NU untuk Pilgub Jawa Timur nampaknya akan sangat sulit terwujud. Pasalnya, selain sudah mengatakan akan menunggu waktu yang tepat, pengamat politik juga yakin bahwa Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa akan maju sebagai Cagub. Dengan begitu, maka secara otomatis kalangan NU akan mendudukkan dua kader mereka untuk berebut meraih kursi Jawa Timur 1. Padahal, dalam berbagai kesempatan, Kyai NU dan PKB sebagai partai yang paling dekat dengan NU telah mengungkapkan bahwa sesungguhnya mereka warga NU menyatukan kekuatan mereka untuk mendukung satu Cagub saja secara bersama-sama. Di Unair beberapa waktu yang lalu misalnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengungkapkan bahwa dirinya telah sekuat tenaga untuk menyatukan kekuatan besar NU dalam rangka menyambut Pilgub Jawa Timur. Tetapi, ia mengaku tidak akan menjadi masalah apabila upaya yang telah ia lakukan gagal. “Saya kan sudah pernah sampaikan kepada seluruh keluarga besar NU, bahwa tugas politik saya di NU adalah dengan sekuat tenaga menyatukan kekuatan besar NU. Tetapi, kalau hal tersebut gagal, karena itu adalah hak individual Bu Khofifah, ya sudah. Itu bukan salah saya, karena saya sudah berusaha,” cetus Cak Imin pada kesempatan tersebut. Yang terbaru, Ketua PWNU Jatim Mutawakkil Alallah juga mengutarakan bahwa sesungguhnya para Kyai di kalangan NU menginginkan bahwa warga NU menyatukan diri dan memberikan suaranya kepada satu tokoh saja. Menurutnya, dari 3 tokoh NU yang sebelumnya santer dikabarkan akan menjadi Cagub, tinggal 2 saja yang nampaknya akan benar-benar maju. “Dulu kan awalnya ada Gus Ipul, Pak Halim, dan Khofifah. Nah surat yang menunjukkan keinginan para Kyai kan juga sudah jelas (Gus Ipul). Yang satu nurut nah yang satu lagi ini belum tau. Tapi, kalau tetap maju, ya kita nggak apa-apa. Karena itu hak individual,” kata Mutawakkil, (25/9). Sementara itu, menurut pengamat politik Whima Edy, posisi Khofifah saat ini hanya benar-benar tinggal menentukan waktu yang tepat saja untuk mendeklarasikan diri. Sebab, Menteri Sosial tersebut sudah memiliki modal politik yang cukup kuat. “Saya yakin 99�liau akan maju. Secara popularitas dan elektabilitas, sudah tidak diragukan. Tinggal sekarang strategi Beliau untuk kapan menentukan waktu deklarasi resminya,” kata Whima, ditemui terpisah. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…