Kaji Kembali Revisi UU Terorisme

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Rencana Pemerintah untuk mencabut kewarganegaraan bagi napi yang terlibat kasus terorisme saat ini dianggap perlu untuk dikaji ulang oleh beberapa pihak. Pasalnya, rencana yang tertuang pada revisi UU Terorisme tersebut dianggap masih kurang tepat di berbagai aspek yang diatur. Anggapan tersebut salah satunya diungkapkan oleh Ketua PWNU Jatim Mutawakkil Alallah. Menurutnya, beberapa aspek yang diajukan oleh Pemerintah sudah sangat tepat, hanya saja ada beberapa aspek lain yang perlu untuk diperhatikan. "Memang, untuk pencabutan kewarganegaraan bagi mereka yang melakukan terorisme dan paham radikal ini bisa dibilang sebagai salah satu solusi untuk menegakkan NKRI. Agar keutuhan dan konstitusi negara tetap terjaga. Hasil Muskerwil PWNU Jatim juga mendukung untuk langkah tersebut. Hanya saja, apabila keluarga atau anak dan istri ini juga ikut dicabut, itu masalahnya," kata Mutawakil. Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Genggong tersebut, keluarga dari napi tersebut perlu diberikan asas praduga tak bersalah. Sebab, belum tentu para keluarga dari teroris tersebut terlibat secara langsung dalam kegiatan terorisme. "Oleh karenanya, Pemerintah harus merevisi pada bagian tersebut. Karena itu menyangkut Hak Asasi Manusia juga," tutupnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Final Four Proliga 2026 Surabaya, PLN Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 03:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan babak final four Proliga Seri Surabaya y…

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…