Kadin Jatim Imbau Pengusaha Waspadai Lonjakan Impor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengimbau kepada pengusaha di Jatim untuk waspada atas kenaikan volume impor tujuh komoditas yang signifikan dengan rata-rata kenaikan sebesar 44 persen selama tiga tahun terakhir. Ketujuh komoditas yang masuk data peringatan dini (early warning system) tersebut adalah udang windu dan udang vaname, pati ubi kayu, biskuit, sepatu olah raga, ubin keramik, serta ketel listrik. Secara nasional, impor komoditas udang windu misalnya, sejak 2014 hingga 2016 mengalami kenaikan sebesar 44 persen. Pada 2014, impor udang windu mencapai US$ 2,13 juta dengan volume 157,53 ton, lalu pada 2016 naik menjadi 3,104 juta dengan volume 326,02 ton. Kenaikan yang sama juga dialami oleh impor komoditas ubi kayu. “Untuk pengusaha di Jatim, bahwa dari data peringatan dini yang ada di BPS adalah adanya peningkatan produk impor yang cukup tajam masuk ke Jatim antara lain udang windu dan udang vaname, pati ubi kayu, biskuit, sepatu olah raga, ubin keramik serta ketel listrik," ujar La Nyalla saat acara sosialisasi tindakan pengamanan perdagangan (Safeguards) bersama Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) di Surabaya. La Nyalla berharap para pengusaha bisa berpartisipasi aktif dalam forum bersama KPPI tersebut untuk melindungi industri dalam negeri dari serbuan barang impor. Hadir dalam kesempatan tersebut, puluhan pengusaha Jatim, Ketua Kadin Surabaya, Kadin Pasuruan, Lamongan, Kediri, asosiasi persepatuan, asosiasi tekstil, perusahaan perikanan, perusahan besi dan baja, serta perguruan tinggi negeri dan swasta. Sinergi KPPI dengan Kadin Jatim, kata La Nyalla, telah berjalan cukup lama guna terus menyosialisasikan dan meningkatkan pemahaman serta pemanfaatan keberadaan KPPI dalam upaya melindungi produsen dalam negeri dari dampak negatif pasar bebas berupa tindakan pengamanan perdagangan (safeguards). “Telah banyak komoditi atau barang yang terancam maupun yang telah mengalami kerugian serius akibat lonjakan impor barang sejenis berhasil dilindungi dengan instrumen bea masuk melalui PerMenKeu, sehingga kami harapkan dengan terus melakukan sosialisasi ini pemanfaatan keberadaan KPPI akan semakin optimal dan ketahanan industri serta keberlangsungan produsen dalam negeri lebih terjamin,” tambahnya. Pada kesempatan yang sama, Ketua KPPI Mardjoko mengatakan, saat ini pasar dalam negeri memang telah dibanjiri produk impor. Untuk itu, Kementerian Perdagangan melalui KPPI terus melakukan sosialisasi kepada pengusaha tentang mekanisme safeguards sebagai perlindungan bagi industri dalam negeri. Dan sejauh ini safeguards dengan penerapan bea masuk tindakan pengamanan atau BMTP menjadi instrumen paling banyak digunakan pengusaha dibanding anti dumping ataupun subsidi. Hal ini karena dengan BMTP, akan secara cepat bisa melindungi industri dalam negeri dari lonjakan impor barang atau produk yang sama. Selain itu persyaratan juga lebih mudah dan tidak rumit. “Jika ada terjadi lonjakan impor minimal 3 persen dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut dan berpotensi merugikan industri dalam negeri, maka pengusaha sudah bisa mengajukan tindakan safeguard dengan memberlakukan BMTP sementara yang berlaku selama 200 hari. Dengan memberikan BMTP berarti berikan waktu bagi industri dalam negeri untuk berbenah,” pungkasnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…