Militan Rohingya Bantah Membantai Warga Hindu di Rakhine

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tentara Myanmar baru-baru ini menemukan kuburan massal di Rakhine berisi jasad 45 pengungsi Hindu. Kebanyakan korban adalah perempuan dan anak-anak. Awalnya, jumlah jasad yang ditemukan adalah 28 jiwa, namun kemudian bertambah. YANGON, M. Burhanudin. Kelompok militan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) membantah tuduhan militer Myanmar perihal pembantaian 45 warga Hindu di Rakhine. Kelompok ini justru menyampaikan belasungkawa kepada semua korban kekerasan tanpa memandang etnis atau pun agama. ARSA menegaskan bahwa mereka hanya berperang melawan militer, bukan warga sipil di Rakhine. Mereka menjamin, tidak ada jejak tangan anggotanya dalam pembantaian warga sipil seperti yang dituduhkan militer. Setelah temuan itu, pihak tentara menyalahkan kelompok ARSA yang mereka sebut sebagai ekstremis. Tuduhan militer itu muncul dalam situs panglima angkatan bersenjata Myanmar pada hari Senin lalu. Pada hari Rabu, ARSA merilis pernyataan bantahan.”(ARSA) mengungkapkan simpati terdalamnya untuk semua korban penganiayaan, pembunuhan, kejahatan perang, genosida, pembersihan etnis, dan kejahatan lainnya terhadap kemanusiaan, terlepas dari latar belakang etnis atau agama seperti yang dilakukan oleh tentara Burma (Myanmar) dan/atau pihak lain dalam konflik,” kata kelompok gerilyawan itu, seperti dilansir IB Times. ARSA meminta militer untuk berhenti menyalahkan korban dalam krisis yang mengerikan di Rakhine. ARSA adalah kelompok yang meluncurkan serangan terhadap sekitar 30 pos polisi yang menewaskan 12 petugas pada 25 Agustus. Serangan itulah yang memicu operasi militer terhadap warga etnis Rohingya yang oleh PBB digambarkan sebagai langkah pembersihan etnis muslim Rohingya. Lebih dari 430.000 warga Rohingya telah melarikan diri dari Rakhine ke Bangladesh dalam waktu kurang dari sebulan. Mereka telah menceritakan kisah-kisah tentara Myanmar yang bekerja sama dengan gerombolan bersenjata untuk membantai warga sipil dan membakar seluruh desa. Kuburan massal berisi 45 jasad warga Hindu ditemukan di lokasi pemakaman di sekitar Desa Ye Baw Kya. Desa Ye Baw Kya terletak di dekat wilayah komunitas Hindu dan Muslim di Rakhine utara yang dikenal sebagai Kha Maung Seik. 03
Tag :

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…