DPRD Kabupaten Tuban Belajar Pertanian Di Trenggalek

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Treggalek - Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek terima kunjungan DPRD Kabupaten Tuban yang membidangi Pertanian dan ketahanan pangan serta peternakan ( Dispertapan ). Imam basuki ketua komisi II DPRD Trenggalek mengatakan, bahwa pertanian maupun perkebunan di wilayah pesisir selatan pulau jawa ini kaya akan hasil buminya dan terkenal tanaman durian,manggis , cacao serta polowijonya. Komisi II kabupaten Tuban merasa kagum dengan budidaya dan pengolahan pertanian yang ada di Kabupaten Trenggalek. Ketua rombongan, Rudi Hariyanto mengatakan jika sangat tertarik mengunjungi Trenggalek karena ada beberapa produksi pertanian, antara lain, Manggis, Durian, Kedelai dan Cacao sangat terkenal. “Kami sangat tertarik untuk mempelajari beberapa hal tentang budidaya dan pengolahan tanaman tersebut dan akan dicoba di Kabupaten Tuban," terangnya, Rabu (4/10/17). Menurut Rudi, buah Durian Trenggalek sangatlah terkenal di mana - mana dan sampai menembus pasar nasional. "Ini kesempatan bagi kami untuk belajar lebih jauh karena secara geografis antara Tuban dan Trenggalek tidak jauh berbeda, " imbuhnya. Sementara itu, Joko Surono Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Peternakan ( Dispertapan ) Kabupaten Trenggalek mengatakan, secara umum Trenggalek adalah daerah terkurung dan dikelilingi oleh gunung – gunung atau 60% geografisnya pegunungan. Selain itu, sebagian besar tanah sawahnya masuk kategori sawah tadah hujan, yang artinya petani bisa bercocok tanam hanya pada musim penghujan. "Kami tidak putus asa dan terus berbenah untuk memperbaiki semua sarana dan prasarana yang di anggap kurang maksimal," jelasnya. Ia juga menyampaikan,perubahan di Trenggalek sangat signifikan."Hampir semua tanaman bisa tumbuh baik, misalnya, padi, manggis, durian, pisang, cacao, cengkeh dan tanaman lain. Dan hasil produksi pertanian cukup luar biasa, misalnya, tanaman kedelai pada tahun 2017 mencapai 3,4 ton/ha. Selain itu, produksi manggis adalah terbesar di Jawa Timur setelah Banyuwangi serta pisang yang bisa mencapai 200 ton/hari." Ini sangat luar biasa dan patut di apresiasi. Awalnya tidak terlalu di perhitungkan tetapi kami bisa menjawab dan membuktikan sebagai salah satu kabupaten terbaik dalam hal pertanian, "imbuh joko. Sebagian besar petani menggunakan pupuk organik, selain untuk mengurangi kandungan kimia yang terserap tumbuhan juga digunakan untuk mencegah hama wereng."Kami punya produk Bio Hayate yang bisa mencegah hawa penyakit dan terbukti sukses.Di Kecamatan Gandusari ada lahan seluas 1100 ha menggunakan pupuk organik dan Bio Hayate, dan hasil panen kedelainya mencapai 3 ton/ha, " pungkasnya. har
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…