SMRC: Prabowo dan Jokowi Paling Potensial di Bursa Capres

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, masih menjadi dua nama paling potensial dalam bursa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Persentase dukungan terhadap dua figur tersebut jauh melampaui tokoh-tokoh lain. Djayadi mengatakan, jika Pilpres digelar saat survei maka kecenderungan nama yang pertama muncul dalam pikiran responden (top of mind) adalah Jokowi (39 persen), Prabowo (12 persen) dan Susilo Bambang Yudhoyono (1,6 persen). "Dukungan terhadap nama-nama lain di bawah satu persen," ujar Djayadi dalam konferensi pers di kantor SMRC, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (5/10). Djayadi menuturkan, tren dukungan kepada Jokowi meningkat sejak Januari 2017. Sementara itu, dukungan kepada Prabowo cenderung meningkat sejak Mei 2017, akan tetapi menurun hingga saat ini. Selanjutnya, jika responden diberi daftar semi terbuka nama-nama figur Calon presiden, Jokowi dan Prabowo masih tetap mendapat dukungan tertinggi. Dukungan terhadap Jokowi sebesar sekitar 46 persen, sedangkan dukungan kepada Prabowo sebesar 19 persen. "Berdasarkan perbandingan parameter top of mind dan semi-terbuka, secara kuantitatif posisi Jokowi sebetulnya lebih baik dibanding SBY saat dua tahun sebelum pemilu. Logikanya, dengan posisi lebih baik seharusnya dia punya kesempatan lebih besar untuk memenangkan pemilu mendatang. Namun, dengan catatan semua kondisi stabil seperti saat ini," jelasnya. Sementara itu, lanjut Djayadi, dalam pertanyaan semi-terbuka mengenai parpol, sebanyak 27 persen warga akan memilih PDIP diikuti Golkar sebanyak 11,4 persen, Gerindra sebanyak 10,2 persen dan Demokrat sebanyak 7 persen . Sebanyak 19 persen pemilih tercatat belum menentukan pilihan. "Secara tren, ada kecenderungan bahwa dibanding Pemilu 2014, dukungan kepada semua parpol kecuali PDIP cenderung menurun atau stagnan. Misalnya Golkar dapat 14 persen, sekarang pada posisi 11 persen. PDIP satu-satunya parpol yang kecenderungan suaranya menguat jika terlihat di trennya," tambah Djayadi. Survei sudah digelar pada 3-10 September 2017 dengan populasi sebanyak 1220 responden. Dari jumlah responden, terdapat 1057 responden yang dapat dianalisis datanya. Survei dilakukan dengan metode acak sampling melalui wawancara dengan tatap muka. (FF)
Tag :

Berita Terbaru

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Apresiasi Dedikasi, Walikota Ning Ita Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 628 ASN

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 12:39 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 628 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya …

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela  ‎

JPU Sebut Perlawanan Thariq Sudah Masuk Perkara, Sidang Lanjut Putusan Sela ‎

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 20:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menolak seluruh perlawanan hukum yang dilakukan advokat terdakwa Tho…

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Drama Keluarga Jangan Buang Ibu, Ingatkan Anak untuk Tidak Menelantarkan Ibu

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 18:55 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aktris Nirina Zubir menjalani transformasi fisik dalam film terbarunya berjudul Jangan Buang Ibu. Ia memerankan karakter Ristiana, s…

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Asrama Santri Al-Ibrohimi Tak Berwujud, Dana Hibah Rp400 Juta Malah Berubah Jadi Tanah Atas Nama Pribadi

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sidang dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 untuk Yayasan Pondok Pesantren Al Ibrohimi, Manyar, G…

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 17:14 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2026 PT PLN (Persero) telah diselenggarakan di kantor Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (…