Kekurangan Murid, SD di Kudus Digabung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus mulai melakukan penggabungan sekolah dasar (SD) yang kekurangan murid dengan sekolah lain terdekat. Kantor Berita Antara yang memublikasikan langkah Disdikpora Kudus tak mampu mengungkap pasti jumlah sekolah yang muridnya terpaksa digabungkan. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kudus Suharto di sela-sela memberikan pengarahan terhadap wali murid SDN 1 Bacin Kudus, mengatakan salah satu SD yang harus mengikuti aturan soal jumlah minimal peserta didik dalam satu rombongan belajar sesuai Permendibud No. 17/2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada TK, SD, SMP, SMA, SMK atau bentuk lain yang sederajat, adalah SD Negeri 1 Bacin, Kecamatan Kota, Kudus. Penggabungan siswa kelas I, II, III dan IV SDN 1 Bacin dengan SDN 2 Bacin yang dilakukan Jumat itu diawali dengan pemberian pengarahan kepada wali murid SDN 1 Bacin dari Disdikpora Kudus. “Penggabungan ini merupakan tindak lanjut dari Permendikbud No. 17/2017. Jumlah siswa kurang dari ketentuan maka tidak bisa masuk Data Pokok Pendidik [Dapodik],” katanya. Ia mengatakan penggabungan sekolah yang memiliki jumlah murid kurang dari jumlah minimal peserta didik dalam satu rombel bukan hanya dialami SDN 1 Bacin, melainkan sekolah lain yang mengalami hal serupa juga akan dilakukan penggabungan. Menurut dia, selain faktor jumlah siswa, bangunan SDN 1 Bacin juga mengkhawatirkan, sehingga siswanya lebih baik bergabung dengan SDN 2 Bacin yang jaraknya tidak jauh. Bangunan SDN 1 Bacin, kata dia, tetap akan diperbaiki, namun nantinya tidak lagi digunakan untuk proses belajar mengajar. “Ruang kelas V dan VI tetap seperti semula, karena bangunannya masih bagus. Namun, tahun berikutnya atau tahun ajaran baru SDN 1 Bacin tidak bisa menerima kembali siswa baru karena saat ini menghabiskan siswa kelas VI,” ujarnya. Guru yang mengajar di SDN 1 Bacin, kata dia, untuk sementara mendampingi siswanya belajar di SDN 2 Bacin. Nantinya, lanjut Suharto, ada pemetaan mutasi, namun dikhususkan untuk guru pegawai negeri sipil (PNS), sedangkan guru tidak tetap (GTT) bukan dinas yang mengaturnya. Total siswa SDN 1 Bacin sebanyak 51 siswa, meliputi siswa kelas I berjumlah sembilan siswa, kelas II berjumlah enam siswa, kelas III berjumlah 11 siswa, kelas IV berjumlah sembilan siswa, kelas V berjumlah tujuh siswa, dan kelas VI berjumlah sembilan siswa. Siswa yang digabung dengan SDN 2 Bacin, yakni siswa kelas I, II, III dan IV. Sejumlah orang tua murid sempat menolak penggabungan tersebut dengan berbagai alasan. Hanya saja, setelah mendapatkan penjelasan dari Disdikpora Kudus, akhirnya mereka bersedia memindahkan sekolah anaknya ke SDN 2 Bacin. Wali murid kelas III, Sriyati menginginkan anaknya bisa tamat di SDN 1 Bacin karena dirinya juga lulusan SDN 1 Bacin. Karena aturannya demikian, dia mengaku tidak bisa menolak karena syarat bisa mengikuti ujian juga harus masuk Dapodik. sd
Tag :

Berita Terbaru

Saksi JPU Sebut BPI Hanya Distributor Wire Rope, Kuasa Hukum Santoso Pertanyakan Unsur Kesengajaan

Saksi JPU Sebut BPI Hanya Distributor Wire Rope, Kuasa Hukum Santoso Pertanyakan Unsur Kesengajaan

Kamis, 01 Okt 2026 10:10 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan pelanggaran perdagangan dan sertifikasi wire rope yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada I…

KPK Geledah Kantor PT JPC Madiun, Bawa Dua Koper

KPK Geledah Kantor PT JPC Madiun, Bawa Dua Koper

Kamis, 01 Okt 2026 09:24 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 09:24 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait pengembangan penyidikan dugaan tindak pid…

Tabir Misteri Bangunan ‘Mewah’ di Lapas Cibinong, Mulai Terungkap

Tabir Misteri Bangunan ‘Mewah’ di Lapas Cibinong, Mulai Terungkap

Kamis, 01 Okt 2026 07:38 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tabir misteri di balik berdirinya deretan bangunan ‘mewah’ di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Ja…

Pabrikan Mobil asal Jepang di RI, Belum Sepenuhnya Gunakan Robot

Pabrikan Mobil asal Jepang di RI, Belum Sepenuhnya Gunakan Robot

Kamis, 01 Okt 2026 07:35 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pabrikan mobil asal Jepang belum sepenuhnya menggantikan manusia dengan robot untuk merakit kendaraan. Wakil Presiden Direktur PT Toyota…

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Siap Diaudit Forensik

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Siap Diaudit Forensik

Kamis, 01 Okt 2026 07:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 07:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) siap mendukung rencana audit forensik tata kelola Keuangan Haji. BPKH juga akan menyediakan data dan…

Honda Luncurkan Skuter Matic di China

Honda Luncurkan Skuter Matic di China

Kamis, 01 Okt 2026 07:31 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Honda meluncurkan skuter matic edisi khusus yang bisa bikin penggemar Gundam ngiler. Honda NS125FX Freedom Gundam Limited Edition resmi…