Ditahan 5 Bulan, Segik Di Bebaskan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya agar segera membebaskan terdakwa Sugeng Sugiono alias Segik, 35 tahun. Ini menyusul putusan bebas dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas terdakwa kasus dugaan pencurian tersebut. Majelis hakim yang diketuai Dewi Iswandi menyatakan, warga Kelurahan Sawahan itu tidak terbukti melakukan tindak pidana pencurian sesuai yang diatur dalam pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP. Majelis hakim meminta terdakwa dibebaskan dari dakwaan primer dan subsider JPU. Memerintahkan terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan serta memulihkan hak dan martabat terdakwa seperti semula. "Hari ini kami telah melaksanakan perintah putusan dari majelis hakim PN Surabaya," kata Kasi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Richard Marpaung, Rabu (11/10/2017). Segik sendiri sudah lima bulan mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surabaya Medaeng di Sidoarjo. Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Surabaya Didik Adyotomo membenarkan bahwa pihaknya hari ini sudah mengeluarkan Segik dari Rutan Medaeng. Meski bebas, pihaknya tetap akan mengajukan upaya hukum kasasi. Pasalnya, JPU masih tetap meyakini bahwa terdakwa adalah pelaku pencurian. "Langkah hukum kasasi kami lakukan karena kami tidak sependapat dengan putusan hakim," katanya. Sementara itu, Koordinator Badan Pekerja Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Surabaya, Fatkhul Khoir mengaku sudah menjemput Segik di Rutan Medaeng. Setelah terdakwa bebas, Kontras Surabaya berencana mengajukan gugatan ke pihak kepolisian. Materinya terkait keteledoran dalam penyelidikan. Rencananya, dia bersama tim akan mengkaji dan mendalami secara menyeluruh kasus dugaan salah tangkap ini. "Kami ini fokus pada pembebasan terdakwa dulu dari tahanan. Dalam seminggu ke depan, kami bersama tim akan merumuskan materi gugatan ke kepolisian," katanya. Diketahui, kasus ini berawal pada Nopember 2014 siang hari jam 12.00WIB bertempat di halaman rumah Umini (saksi korban) di Jalan Jambangan III/12 Surabaya. Umini melaporkan kehilangan sepeda motor merek Yamaha Mio nomor Polisi S 6074 LR. Keterangan saksi menyebutkan, sepeda motor tersebut dibawa seseorang yang dikawal oleh dua orang lainnya yang berboncengan di sepeda motor lainnya. Pengendara sepeda motor berhasil ditangkap dan diserahkan ke kepolisian. Namun dua orang yang mengawal pembawa sepeda motor curian tersebut kabur kembali ke arah Surabaya. Diketahui, orang yang membawa sepeda motor milik Umini adalah Dwi Nurcholis Sandy. Lalu pada tanggal 12 Mei 2017, di Jalan Putat Jaya gang lebar B, sekitar pukul 10.00WIB, Sugeng Sugiono alias Segik dalam perjalanan menuju ke pasar. Tiba-tiba dia ditangkap polisi dengan tuduhan sebagai pelaku dan DPO yang selama ini dicari polisi dalam kasus pencurian sepeda motor yang terjadi pada tahun 2014. Padahal, keterangan saksi, Dwi Nurcholis Sandy, pelaku yang bersamanya mencuri sepeda motor adalah Tugik, bukan Segik.nbd
Tag :

Berita Terbaru

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui program rehabilitasi sosial di UPT Bina Laras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos)…

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti harga minyak goreng yang mengalami kenaikan rata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Madiun, Jawa…

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan tanam cabai di tingkat rumah tangga dengan melibatkan ibu-ibu sebagai garda…

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi saat libur panjang atau saat berakhir…

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak 41 lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur,…