Bonek dan PSHT Pasca Bentrok

Tak Ada Lagi Permusuhan dan Balas Dendam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah anggota perguruan silat PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) dan Bonek, supporter Persebaya Surabaya, Kamis (12/10/2017) siang berkumpul di Polrestabes Surabaya. Kedua pihak yang sebelumnya terlibat bentrokan dan perseteruan, akhirnya mendeklarasikan perdamaian yang diinisiasi pimpinan tiga pilar di Kota Surabaya. ----------- Laporan: N. Bakrie ------------ Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol M Iqbal menyatakan, deklarasi perdamaian itu sebenarnya merupakan ide dari Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Deklarasi perdamaian itu digelar menyusul bentrokan antar dua kelompok tersebut pada Minggu (1/10/2017) dini hari lalu, usai laga kandang Persebaya melawan Persigo Semeru FC. Bentrokan tersebut menewaskan dua orang korban dari kubu PSHT. Lanjut Kombes Pol M Iqbal, sehari setelah kejadian, pihaknya sebenarnya telah langsung bergerak melakukan penyelidikan dan sampai sekarang sudah berhasil menetapkan lima orang tersangka dalam kasus bentrokan berdarah tersebut. Kelimanya ditetapkan menjadi tersangka dengan perannya masing-masing. "Penetapan tersangka ini juga berkat kerja sama kawan-kawan bonek dan PSHT. Karena kawan-kawan telah sepakat menyerahkan proses hukum kepada kami (Polrestabes Surabaya, red). Tanpa kerja sama kedua pihak, kami tidak bisa bekerja secepat ini dalam menetapkan tersangka," beber Kombes Pol M Iqbal. Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, deklarasi perdamaian antara massa bonek dan PSHT sangat penting. Sebab dengan adanya deklarasi, pihaknya berharap kerusuhan yang lebih meluas tidak terjadi. "Awalnya saya ingin menemui pimpinan PSHT di Madiun. Tapi, pimpinannya masih di luar negeri. Saya rasa ini sudah mewakili semuanya," katanya. Tidak hanya Kombes Pol M Iqbal dan Risma saja yang datang dalam deklarasi perdamaian tersebut. Komandan Korem 084/ Bhaskara Jaya Kolonel Kav M Zulkifli juga nampak hadir. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya berharap agar deklarasi perdamaian tersebut bisa menjadi titik awal bagi masa depan Kota Surabaya yang lebih aman, makmur dan tenteram. Di tempat yang sama, Ketua Cabang PSHT Surabaya Maksum Rosidin menjamin bersama segenap anggotanya akan memegang teguh perdamaian yang dideklarasikan bersama bonek. "Bahkan sejak sebelum deklarasi, kami sudah menjaga komitmen tidak saling melakukan balas dendam dan menyerahkan proses hukum ke Polrestabes Surabaya," tegasnya. Begitu pula dengan juru bicara Bonek Andi Peci. Dirinya menyatakan komitmennya untuk tidak memicu kerusuhan lagi. "Kami sadar bonek masih perlu banyak pembinaan untuk berbuat yang lebih baik lagi. Dan kami sudah berkomitmen kejadian dengan PSHT ini adalah yang terakhir," tandasnya. Deklarasi perdamaian itu ditandai dengan pembacaan deklarasi damai secara bersama-sama antara PSHT dan Bonek. Selain itu, deklarasi itu juga ditandai dengan penanda-tanganan dari Pimpinan Tiga Pilar, perwakilan PSHT dan perwakilan Bonek. Serta tanda tangan bersama seluruh anggota PSHT dan Bonek di banner besar deklarasi damai. Sebagai penutup, mereka melepaskan burung merpati putih sebagai tanda perdamaian.
Tag :

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…