Diduga Anak Dianiaya Oknum Guru, Keluarga Lapor Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jember – Merasa anaknya menjadi korban dugaan penganiayaan oleh oknum guru, pihak keluarga Badawi menempuh jalur hukum. Aditya Yuda Pratama (10) merupakan anak dari pasangan Badawi (46) dan Anis (35). Mereka merupakan warga Dusun Kalisatan, Desa Bangsalsari, Jember. Aditya diketahui mendapat luka robek di bawah mata sebelah kiri. Kejadian ini berawal ketika si anak tidak mau keluar kamar. Tindakan ini membuat Badawi curiga, kemudian menanyakan kepada Aditya. Ketika ditanya Aditya mengaku telah dipukul seorang oknum guru ber Inisial A-L Bersama dengan kedua teman sekelasnya pada Kamis, (12/10/2017) saat hendak sholat dhuhur. Mendengar informasi ini, Badawi langsung melaporkan hal tersebut kepada Mapolsek Bangsalsari. Badawi mengungkapkan karena kejadian ini Aditya trauma dan takut masuk sekolah. "Anak saya sekolah di MI Baitul Makmur kelas 3. Sampai sekarang anak saya takut masuk sekolah mungkin karena trauma yang dialami disekolah tersebut" ujar Badawi. Ketika dikonfirmasi oleh Surabayapagi, pihak sekolah MI Baitul Makmur, Rabu (18/10/2017) siang, Kepala Sekolah Hesti Wahyuningrum mengatakan bahwa permasalahan ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab murid tersebut hingga terluka. Selama ini pihak sekolah sudah melakukan pembicaraan kepada keluarga Adtya untuk meluruskan permasalahan tersebut. Sedangkan pemilik Yayasan, Abdul Haqqi menyangkal adanya kejadian penganiayaan tersebut. Ia mengatakan kemungkinan anak tersebut diduga bermain dan terluka sendiri, karena pihak guru yang dimaksud tidak mengakui telah memukul anak didik tersebut. Pihak Kepolisian Sektor Bangsalsari melalui Kapolsek AKP T.Dwi Sutarta saat dikonfirmasi Rabu (18/10/2017) siang membenarkan adanya laporan dari pihak keluarga Aditya perihal pemukulan yang diduga dilakukan oknum guru MI Baitul Makmur. "Kami sampai saat ini mengumpulkan saksi dan bukti, selanjutnya kami akan memanggil pihak yang terlapor dan yang melaporkan secepatnya, karena hari ini berkas kita sudah cukup untuk pemanggilan yang bersangkutan, untuk sementara proses penyidikan akan dilakukan team Reskrim untuk kelanjutanya nanti kami akan sampaikan kepada pihak media perihal kasus dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut,” ucap Kapolsek. ndik
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…