Keprihatinan Tokoh Masyarakat Atas Radikalisme

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terorisme yang berakar dari paham-paham radikal, saat ini sangat marak dan jamak ditemui. Fenomena tersebut, menimbulkan keprihatinan dari berbagai tokoh masyarakat lintas sektor. Kepala Bakesbang Jatim Jonathan Judianto, misalnya. Ia mengatakan bahwa ada permasalahan besar yang tengah dihadapi bangsa. Beberapa adalah kasus tersebut adalah narkoba, terorisme, dan radikalisme. Mengenai permasalahan paham radikal, terlebih Jonathan membuka dengan paparan bahwa radikalisme ini merupakan paham yang dibuat oleh sekelompok orang yang ingin memainkan perubahan dengan cepat bahkan dengan kekerasan. “Parahnya orang yang seperti ini mengalami konstruksi berfikir yang terganggu dan memiliki keyakinan bahwa pahamnya adalah yang paling benar dan yang berseberangan adalah salah,” jelasnya. Selanjutnya, paparan disampaikan oleh Prof. Akh. Muzakki yang merupakan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Ampel. Dalam paparannya, Muzakki mengatakan bahwa dari segi konsep, jika orang yang memiliki pemikiran secara dalam bisa dikatakan radikal. Namun, yang menjadi persoalan adalah keyakinan bahwa tidak ada kebenaran pada orang lain. “Lebih parahnya adalah yang tidak se pemikiran akan diperangi. Tidak hanya berbeda. Bahkan yang menghalangi mereka juga,” tandasnya. Hadir pula di tengah diskusi tersebut pengamat politik Hari Fitrianto. Ia membuka dengan data mengenai survei dari Wahid Institut yang menunjukkan tujuh persen masyarakat yang beragama Islam memiliki paham radikal dan siap memerangi orang yang berbeda serta berseberangan. “Ini angka yang cukup besar. Meski masih dalam bentuk riset ini adalah potensi dan bibit radikal,” terangnya. Sementara itu, Linggar Rama Dian Putra dari Departemen Antropologi UNAIR mengatakan, potensi lahirnya radikalisme salah satunya didorong oleh cara hidup masyarakat. Sikap cuek dan tidak mau saling kenal ditengarai menjadi salah satu sebab lahirnya bibit-bibit radikal. “Jika budaya tidak bekerja dengan baik maka munculnya radikalisme akan lebih mudah. Komunikasi dan saling tegur sapa ini solusinya. Karena orang dalam kondisi tereksekusi budaya ini yang sangat berpotensi untuk disusupi menjadi terorisme,” jelas Linggar. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Rehabilitasi Sekolah Rusak Sedang Proses Tender

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo tahun ini akan menuntaskan rehabilitasi sekolah rusak. Puluhan sekolah…

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Bupati Gresik Dorong SPPG Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Lingkungan

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

Senin, 08 Jun 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pemkab Gresik terus memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menekankan aspek keberlanjutan lingkungan. B…

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar satu tahun pra sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Sekolah Rakyat Jawa Timur…