Awas! Kondom Juga Memiliki Tanggal Kadaluarsa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com-Jakarta, Saat sedang diburu gairah, para pria umumnya tak punya waktu untuk memeriksa apakah kondom yang akan digunakan telah lewat tanggal kadaluwarsanya. Padahal itu adalah salah satu hal yang harus dicek sebelum mengenakannya. Kondom yang telah kadaluwarsa bukan hanya mengganggu efektivitas bercinta, namun ia juga tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya sebagai pengaman. Mengapa begitu? Bahan Apa Saja Untuk Membuat Kondom? Biasanya, kondom terbuat dari bahan lateks, poliuretan, atau kulit domba. Menurut Dr. Leah Millheiser dari Stanfors University School of Medicine, Amerika, tidak semua jenis bahan pembuat kondom bisa dipakai semua orang. "Beberapa orang ada yang alergi dengan bahan lateks dan ada juga yang merasa lebih nyaman menggunakan kondom berbahan kulit domba," ucap Dr. Leah Dr. Leah juga menambahkan bahwa kondom berbahan kulit domba tidak mampu mencegah penularan penyakit menular seksual. Namun, semua bahan pembuat kondom tersebut tidak bisa bertahan selamanya atau memiliki masa kadaluwarsa. Berapa Lama Daya Tahan Kondom? Menurut pakar seksologi dari Kanada, Jessica O'Reilly, kondom berbahan lateks umumnya bertahan selama lima tahun setelah tanggal pembuatan. "Hal ini juga bergantung dengan bahan pelumas dan spermisida." papar Jessica. Dr. Leah menyarankan agar pengguna kondom menuliskan tanggal kadaluwarsa dengan jelas di kotak kemasan agar penggunanya tidak lupa kapan kondom tak lagi bisa dipakai. "Sayangnya, kebanyakan pria tidak melihat tanggal kadaluwarsa kondom dan mereka juga tidak tahu kalau kondom juga punya tanggal kadaluwarsa," tambah Leah. Mengapa Kondom Memiliki Tanggal Kadaluwarsa? Dr.Leah Millheiser mengatakan bahwa dalam jangka waktu tertentu kualitas kondom akan menurun. "Ini pertanda bahwa fungsi kondom akan terhenti dan tidak akan berperan dalam aktivitas seksual," tambah Dr.Leah Jessica O'Reilly mengatakan bahwa spermisida dalam kondom memiliki batas waktu untuk kehilangan fungsinya. Selain itu, lateks dan pelumas kondom bisa juga mengering. "Selain mengurangi efektivitas, kondom kadaluwarsa juga mengakibatkan iritasi. Semua pria pasti tidak ingin kulit penisnya mengalami iritasi, bukan?" tambah Jessica. Apakah Dampak Buruk Menggunakan Kondom Kadaluwarsa ? Jessica O'Reilly memperingatkan kepada semua pengguna kondom bahwa resiko penggunaan kondom kadaluwarsa akan meningkatkan penularan IMS (Infeksi Menular Seksual) dan mengakibatkan kehamilan yang tidak diinginkan. Dr. Leah juga mengatakan jika para pria masih ingin menggunakan kondom kadaluwarsa, sebaiknya periksa terlebih dahulu dengan menggunakan air. "Ada kemungkinan kondom kadaluwarsa tidak akan pecah, jadi kita bisa memeriksanya dengan mengisi kondom dengan air seperti balon. Setelah itu, kita bisa memastikan apakah kondom tersebut masih bisa digunakan atau tidak," ucapnya. Tetapi Dr. Leah menyarankan agar penggunaan cara ini hanya dilakukan jika memang benar-benar tidak memiliki akses untuk menggunakan kondom yang belum lewat kadaluwarsanya. Iy/kps
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…