Berekspresi dalam Satu Ruang di Go Ahead Challenge Festival 2017

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Bandung - Sejumlah anak muda Bandung yang menekuni visual art, fotografi, musik, dan fashion memajang karya mereka dalam kegiatan Go Ahead Challenge (GAC) Festival 2017 di Monumen Perjuangan Rakyat, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, pada Sabtu lalu (21/10/2017). Berada dalam ruang bernama A Space, para pengunjung dibebaskan berekspresi menggambar di tembok yang berfungsi sebagai kanvas. Ruang yang didominasi warna putih itu tidak terlalu luas. Namun, dindingnya dipenuhi ide kreatif hasil kolaborasi anak muda Bandung. Salah satu yang menarik perhatian adalah karya visual Ade Darmawan, berjudul Old Colony and New Working Bee. Ia menyusun enam gambar abstrak yang dicetak ke kavas berukuran 100x100 cm2 dan menempelnya sejajar. Old Colony and New Working merupakan hasil cetak saring yang menceritakan bentuk mutasi makhluk hidup. Salah satunya adalah lebah pekerja yang memiliki tujuh pasang sayap dari jenis serangga lain. Pada gambar yang lain tampak anatomi kepala manusia, tetapi urat sarafnya disusun dari kumpulan teks, lingual dan superior contohnya. Semuanya merupakan kolase dari gambar temuan tentang hewan yang berkelompok dan beberapa jenis tumbuhan spora serta umbi. Karya itu merefleksikan perhatian Ade Darmawan mengenai sistem kontrol patriarki kapitalis pada masyarakat modern. Enam karya tersebut berspekulasi mengajukan ikon atau emblem baru untuk masyarakat yang bersifat sporadis sekaligus senang berkerumun. Gambar yang dipajang itu berdampingan dengan ruang pamer kreasi musik yang bisa didengarkan oleh para pengunjung melalui headphone.Karya musik itu merupakan buah dari inovasi tak biasa. Karya Misbahuddin Ahmadi, contohnya. Musiknya bercerita tentang kebenaran. Di salah satu sudut ruang pamer berwarna putih itu ia menulis kalimat dengan tinta merah berbunyi, "Karena kebenaran tak menciptakan lawan. Karena kebenaran tak menuntut paksaan." Sementara itu, Hamza Winovan membuat komposisi musik elektronik yang dipadunya dengan musik etnik. Pada lagu berjudul "Tanpamu" ia menyimpan suara kecapi di beberapa bagian lagu, antara lain di tengah dan akhir lagu. Musik elektronik bercampur kecapi membuat sound yang diproduksi sangat unik. Salah seorang perancang ruang tersebut, Rony Rahadian, mengatakan bahwa ruang itu dirancang agar para pengunjung bisa mengekspresikan ide atau semangat mereka. "Ini merupakan festival untuk pecinta dan pelaku seni. Semua dibebaskan untuk berekspresi. Tembok yang ada di ruang bebas dicoret, digambar, atau dituliskan kata-kata yang kreatif," katanya. Selain pameran, festival tersebut menampilkan sajian dari artis-artis musik Prahyena, Stars & Rabbit, Bottlesmoker, dan Mocca. (FF/KOM)
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …