*Mahalnya Iuran SPP SMAN 6 Kota Kediri

Ternyata Siswa Dibebankan Bangun Gedung Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Iuran Sumbangan Pendanaan Pendidikan (SPP) di SMAN 6 Kota Kediri yang mahal menjadi penyebab protesnya para murid di sekolah tersebut. Iuran sebesar Rp 200 ribu perbulan itu dinilai terlalu berat bagi sejumlah murid. Hingga akhirnya ratusan murid menggelar aksi demo atas ketidak puasan kebijakan pihak sekolah. Pasalnya, iuran SPP sebesar Rp 200 ribu sudah jauh dari surat edaran yang ditetapkan Gubernur Jawa Timur, bagi SMA sebesar Rp 120 ribu. Tambahan sebesar Rp 80 ribu itu informasinya untuk pembangunan gedung sekolah. Sehingga, pada ajaran baru tahun 2017, pihak sekolah melayangkan surat edaran ke seluruh murid jika iuran SPP naik sebesar Rp 200 ribu dari sebelumnya Rp 150 ribu. Surat edaran sekolah menyebutkan jika seluruh walimurid diwajibkan membantu dana partisipasi pembangunan gedung yang dimasukan dalam iuran SPP. Dengan rincian, bulan Januari 2017 hingga Juni 2018 siswa dibebankan membayar iuran Rp 30 ribu dan bulan Juli 2017 hingga Juni 2018 dibebankan Rp 50 ribu. Sehingga pada ajaran baru tahun ini siswa dibebankan membayar iuran SPP sebesar Rp 200 ribu. Iuran ini diperuntukan bagi seluruh wali murid kelas 10, 11 dan 12. Kepala Sekolah SMAN 6 Kota Kediri, Abdul Basith menjelaskan, pembebanan iuran SPP tersebut sudah melalui proses kesepakatan komite. Melalui komite, pihak sekolah sudah menjelaskan jika dana partisipasi itu nantinya digunakan sebagai dana pendamping pembangunan gedung sekolah. "Untuk pembangunan gedung sekolah kita membutuhkan dana pendamping sebesar Rp 500 juta. Dan rehab berat ruang perpustakaan, ruang kegiatan belajar (RKB), serta UKS sekitar Rp 706 juta. Besaran kebutuhan ini sudah kita sampaikan ke wali murid melalui surat edaran yang sudah disepakati komite. Untuk mempermudah pengumpulan dana bantuan itu, akhirnya kita masukan ke SPP siswa. Sehingga SPP siswa menjadi Rp 200 ribu," bebernya. Kendati demikian, Basith mengaku akan membahas kembali masalah tersebut. Hal itu dilakukan pasca adanya aksi demo dari ratusan murid yang meminta agar iuran SPP diturunkan. "Permintaan para siswa agar SPP diturunkan akan kita bahas dalam waktu dekat ini. Pertama dengan mengajak para komite sekolah membahas masalah itu dan selanjutnya akan kita kumpulkan semua wali murid," ujarnya di sekolah. Seperti diberitakan, Ratusan siswa SMA Negeri 6 Kota Kediri menggelar aksi demo di halaman sekolah, Senin (23/10/2017). Aksi ini didasari atas mahalnya Sumbangan Pendanaan Pendidikan (SPP) yang diberikan sekolah terhadap siswa. Pramudya Hasbi, kelas 12 IPA 3 SMA 6 Kota Kediri mengatakan, besaran SPP yang telah ditetapkan Rp 200 ribu sudah sangat memberatkan. Sebab, berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur biaya SPP tingkat SMA hanya sebesar Rp 120 ribu. "Kita sudah bersabar, ini aksi demo yang kedua kali. Tuntutan kami tetap meminta biaya SPP diturunkan," ucapnya. Bahkan ia juga menuding jika penetapan SPP melalui rapat Komite hanya sepihak. Sekolah memakai modus dengan menggunakan nama komite. Pasalnya, komite yang ditunjuk sekolah tidak mewakili aspirasi seluruh wali murid. Menurut siswa, ada satu anggota Komite yang sudah menjabat selama 10 tahun terakhir tanpa ganti. Can
Tag :

Berita Terbaru

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Merajut benang historis kebersamaan para alumni SDN Kapanjin era 80-an, bertempat di Hotel Myze kab. Sumenep. Suasana berbahagia ini,…

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …