Kedua Saksi Beberkan Intrik Teguh Kinarto dan Heng Hok Soei

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jaksa penuntut umum Ali Prakosa hadirkan para saksi, pada sidang kasus penipuan dan penggelapan dengan terdakwa Henry J Gunawan, Direktur Utama PT Gala Bumi Perkasa (GBP). Persidangan ini mengungkap bagaimana peran Teguh Kinarto dan Heng Hok Soei. Kedua saksi yang dihadirkan jaksa yaitu Heri Dwi Wibowo selaku staf BPN Blitar dan Lie You Hin Direktur PT GBP. Heri diperiksa sebagai saksi karena saat peristiwa terjadi dirinya menjabat sebagai staf pendaftaran BPN Kota Malang. Kepada majelis hakim yang diketuai Unggul Warso Mukti, Heri menceritakan riwayat tanah SHGB Nomor 66 yang berlokasi di Claket, Malang. “Pemegang pertama atas nama Sutanto, kemudian November 2010 ada peralihan waris ke Dwi Anggaraeni Sutanto dkk. Selanjutnya ada peralihan hak lagi dari ahli waris ke PT GBP dan kemudian tanggal 10 Juni 2016 ada peralihan hak ke PT GBP ke Yudi Alfian Tedja,” ujarnya di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (23/10/2017). Heri juga mengaku tidak ada nama Hermanto pada buku tanah dan warkah yang dimiliki BPN Kota Malang. “Dari data terakhir atas nama Yudi Alfian Tedja, Iwan Kurniawan, Ani Tandia. Tidak ada nama Hermanto di buku tanah dan warkah yang kami miliki. Di warkah juga tidak ada kuasa atas nama Hermanto,” ungkapnya. Ia mengaku sesuai aturan yang berhak mengajukan perpanjangan SHGB atas tanah tersebut adalah PT GBP. “SHGB berakhir pada 2011, yang berhak mengajukan perpanjangan SHGB yaitu PT GBP. Dari data kami ada pengajuan perpanjangan SHGB atas nama Lee You Hin yang memberi kuasa kepada Mulyono MS,” lanjut Heri. Saat ditanya siapa yang melakukan tanda tangan pasa ajta jual beli antara ahli waris dengan PT GBP, Heri menyebut nama Teguh Kinarto. “Yang tanda tangan Teguh Kinarto pada 9 Desember 2010,” katanya. Sedangkan Lie You Hin, Direktur PT GBP telah mengaku sama sekali tidak mengenal nama Hermanto dan Heng Hok Soei. “Soal perpanjangan SHGB tanah di Claket saya tidak tahu karena semua dilakukan Dirut Teguh Kinarto. Tugas saya hanya mengurusi perizinan proyek-proyek PT GBP saja,” katanya. Menurut Lie, antara dirinya dan Teguh Kinarto telah memiliki tugas masing-masing di PT GBP. “Saya hanya mengurusi izin-izin proyek, Teguh mengurusi soal jual beli tanah dan aset,” bebernya kepada Majelis Hakim. Ia juga menceritakan soal adanya hubungan antara Teguh Kinarto dan Heng Hok Soei dalam kasus ini. Menurut Lie, Teguh Kinarto menjadi Dirut PT GBP setelah PT Graha Nandi membeli saham PT GBP. “Sebelum membeli saham PT GBP, Heng Hok Soei sebagai salah satu pemegang saham di PT Graha Nandi mengajukan syarat agar Teguh Kinarto dijadikan Dirut di PT GBP,” terangnya. Usai sidang, Henry J Gunawan menyebutkan bahwa sesuai keterangan saksi Heri disebutkan bahwa dalam jual beli harus ada cek bersih dari notaris dan pembayaran pajak sebelum pembuatan akta jual beli. “Saksi BPN (Heri) tadi menjelaskan bahwa yang tidak dipenuhi notaris Caroline adalah pengecekan bersih. Tapi katanya bu Caroline pengecekan itu tidak wajib, ternyata itu harus,” tegasnya. Henry juga menjelaskan bahwa Teguh Kinarto adalah Direktur dari PT Graha Nandi yang membeli saham 25,5 persen PT GBP. “Nah Heng Hok Soei sendiri adalah salah satu pemegang saham di PT Graha Nandi meminta agar Teguh Kinarto jadi Dirut di PT GBP,” katanya. Saat ditanya apakah hubungan antara Teguh Kinarto dan Heng Hok Soei yang merekayasa kasus ini untuk dijeratkan kepada dirinya, Henry membenarkannya. “Ya itu sekarang dia bikin-bikin seolah-olah Hermanto membeli tanah, padahal tidak pernah ada itu. Ya itu Teguh Kinarto dan Heng Hok Soei (aktor dibalik rekayasa kasus ini),” terangnya. Selain itu, Henry juga menjelaskan bahwa PT GBP juga memiliki saham di perusahaan tambang emas bernama Panca Logam serta perusahaan di Kuningan. “Heng Hok Soei juga menguasai perusahaan ini (Panca Logam) dimana waktu itu ada penjualan Rp 500 miliar lebih tapi tidak deviden,” pungkas Henry. jul
Tag :

Berita Terbaru

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Merajut benang historis kebersamaan para alumni SDN Kapanjin era 80-an, bertempat di Hotel Myze kab. Sumenep. Suasana berbahagia ini,…

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …