Bangladesh dan Myanmar Janji Hentikan Arus Pengungsi Rohingya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com-Bangladesh, Pemerintah Bangladesh dan Myanmar akhirnya membikin kesepakatan soal krisis Rohingya. Keduanya berjanji bakal menghentikan menerima atau menyebabkan etnis minoritas muslim Rohingya mengungsi dari tanah kelahirannya di Negara Bagian Rakhine, dan melakukan proses pemulangan kembali (repatriasi). Dilansir dari laman Associated Press, Rabu (25/10), perwakilan dari kedua negara bertemu di Ibu Kota Naypyitaw, Myanmar, Selasa kemarin buat membahas masalah Rohingya. Dalam pertemuan itu mereka juga menghasilkan beberapa kesepakatan. "Kami berjanji segera menghentikan arus pengungsi dari Myanmar ke Bangladesh, mengembalikan perdamaian di Rakhine supaya warga Myanmar yang mengungsi kembali secepatnya," demikian bunyi kesepakatan bersama Bangladesh-Myanmar. Kedua negara juga sepakat menyatakan kelompok militan Tentara Penyelamat Rohingya Arakan (ARSA) sebagai organisasi teroris setelah insiden penyerangan pada 25 Agustus lalu. Myanmar meminta Bangladesh menyerahkan orang-orang diduga anggota ARSA. Bangladesh menyatakan bakal bekerja sama dengan Myanmar buat melawan pemberontak, militan, dan teroris. Hingga saat ini diperkirakan sudah 600 ribu orang Rohingya kabur ke perbatasan Bangladesh. Sebab, warga Rohingya kebanyakan jadi sasaran operasi militer Myanmar dengan dalih menumpas ARSA, yang terlebih dulu menyerang sejumlah pos polisi. Meski demikian, masalah besar masih membayangi proses pemulangan orang Rohingya. Sebab, kelompok Buddha ekstrem dan mayoritas warga Myanmar enggan menerima dan mengakui, atau hidup berdampingan dengan etnis Rohingya. Mereka tetap gencar melakukan propaganda menganggap orang Rohingya pendatang gelap, walau mereka sudah hidup turun temurun di Myanmar.iy/mrk
Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…