Pendukung ISIS Pulang ke Negara Asal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sedikitnya 5.600 militan dari 33 negara telah meninggalkan wilayah yang dipegang ISIS sejak dua tahun terakhir. Jumlah militan semakin banyak, namun kelompok tersebut malah menderita kerugian akibat kekalahan yang dialami. WASHINGTON DC, John Robbinson. Sebuah kelompok analisis keamanan yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Soufan Center mengatakan ribuan pendukung kelompok Islamic State (ISIS) telah kembali ke negara asal usai mengalami kekalahan di Suriah dan Irak. Angka tersebut, menurut Soufan Center termasuk anak-anak dan perempuan. Direktur Soufan Center Jeffrey Ringel menuturkan lebih dari 40 ribu orang asing dari 100 negara bergabung dengan ISIS sebelum dan sesudah kelompok tersebut mengumumkan kekhalifahan mereka pada 2014. Aljazeera, menuturkan ribuan orang terbunuh di medan perang saat pasukan Suriah dan Irak merebut benteng-benteng besar dan pusat kota. Saat ini, ISIS hanya memiliki sebidang tanah di sepanjang Sungai Efrat, perbatasan Suriah dan Irak. Meski demikian, ISIS tetap menghadirkan tantangan besar bagi aparat penegak hukum karena banyak negara tidak siap menangani masalah ini. "Tapi mereka yang kembali belum secara signifikan menjadi ancaman terorisme di seluruh dunia," ujar Ringel. "Yang harus menjadi perhatian di sini adalah orang-orang yang kembali dapat melanjutkan perjuangan 'kekhalifahan' mereka di tanah airnya sendiri. Ini masih belum diketahui pasti, tapi ada kemungkinan terjadi. Saat kekhalifahan di Suriah dan Irak muncul, mereka mungkin akan pindah ke daerah baru, seperti Asia Tenggara dan Afrika," imbuhnya. Pengaruh keterlibatan pejuang asing dalam serangan yang diklaim ISIS di seluruh dunia juga terbatas. Namun, kebanyakan dari mereka yang kembali ke tanah airnya, berasal dari Rusia, Arab Saudi, Prancis dan Tunisia. 05
Tag :

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…