PM Selandia Baru Larang Warga Asing Beli Rumah di Negaranya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Larangan yang dikeluarkan Perdana Menteri terpilih Selandia Baru, Jacinda Ardern menyusul kekhawatiran bahwa pembeli rumah dari luar negeri terlalu menekan harga infrastruktur dan rumah. Para investor Tiongkok dianggap menjadi salah satu pembeli properti lepas pantai terbesar di pasar properti Selandia Baru. WELLINGTON, John Robbinson. Ardern menyatakan larangan warga asing untuk membeli rumah yang ada di Tanah Air-nya. Larangan ini dalam upaya untuk meredam harga properti yang semakin melonjak. Dia menegaskan, larangan tersebut hanya akan berlaku pada non-penduduk. "Kami sepakat untuk melarang pembelian rumah oleh pembeli dari negara lain," titahnya, seperti dikutip dari laman BBC. Dia juga mengumumkan rencana untuk memangkas imigrasi dan fokus pada penciptaan lapangan kerja. Pasalnya, menurut masyarakat, PM sebelumnya menggambarkan kapitalisme sebagai 'kegagalan mencolok' ketika harus menyediakan rumah bagi warga miskin. Kenaikan harga rumah di Selandia Baru dalam beberapa tahun terakhir didorong oleh imigrasi yang kuat, suku bunga rendah dan persediaan rumah terbatas. Pertumbuhan harga rumah di negara ini berawal sekitar 4,6 juta orang dan telah dimoderasi dalam setahun terakhir, namun tetap berada di antara yang tertinggi di dunia. Dan kepemilikan rumah oleh warga negara asing, serta kurangnya perumahan di kota-kota besar menjadi isu penting menjelang pemilihan umum September lalu. Hal ini pula yang membuat Ardern terpilih dan mengakhiri pemerintahan sembilan tahun oleh Partai Nasional Konservatif. 07
Tag :

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…