Dua Anggota DPR RI, Berebut Simpati dengan Berikan Motor Gerobak Sampah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dua anggota DPR RI Eni Maulani (Golkar), dan Nasirul Falah (PDIP) terus berebut simpati kepada masyarakat Lamongan, dalam ikut menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat akan peduli sampah, dengan cara mengelola sampah menjadi berkah dan memperbaiki perekonomian keluarga. Sebagai apresiasi atas jerih payah masyarakat yang ikut mengelola sampah menjadi berkah itu, dua politisi senayan inipun memberikan motor gerobak sampah kepada masyarakat secara bergantian. Aksi para politisi senayan ini cukup membantu masyarakat Lamongan, meski secara ekplisit aksi dua politisi Golkar dan PDIP sebagai upaya berebut simpati untuk pemilu mendatang, namun hal itu tak dihiraukan oleh masyarakat."Saya sih tidak masalah mereka berlatar belakang dari parpol apa, yang terpenting bantuanya sangat bermanfaat untuk saya dan masyarakat lainnya,"ungkap salah satu penerima motor gerobak sampah. Sementara itu, aksi berebut simpati oleh dua politisi senayan ini pada bulan Oktober 2017 diawali oleh Eni. Mereka merealisasikan bantuan itu pada 6 Oktober lalu dengan membagikan 17 motor gerobak, disusul Nasirul Falah pada 27 Oktober membagikan 31 motor gerobak kepada masyarakat Lamongan."Semoga motor gerobak sampah ini bermanfaat untuk masyarakat,"pesan Nasirul Falah dalam kesempatan menyerahkan bantuan. "Saya hari ini membagi motor sampah sejumlah 31 gerobak, tentunya ini sejalan dengan program dari pemerintah daerah Lamongan untuk menjadikan kawasan Lamongan semakin hijau, ramah lingkungan, dan untuk kehidupan masyarakat Lamongan semakin baik,” ucapnya. Falah menyatakan kesiapannya menfasilitasi supaya bank sampah di Kabupaten Lamongan dikembangkan lebih baik dan semakin profesional. Apalagi, di Lamongan dalam sehari menghasilkan 35 ton sampah organik dan an-organik. "Harapan kami, Pemkab Lamongan tentunya akan menggunkan bank sampah ini bisa diolah menjadi pupuk dan energi, nah itu semua harus kerjasama Pemkab, dan Pemerintah pusat,” tutur anggota Komisi VII yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset & Teknologi, Lingkungan Hidup. Selanjutnya, M Fahrudin Ali Fikri menyebutkan kalau pertumbuhan bak sampah di Lamongan cukup besar. Sekarang saja sudah ada 1.154 bank sampah. Jumlah itu terus meningkat dari tahun ke tahun. Dikatakannya, kalau di Lamongan tidak hanya sekedar tumbuh dan berkembang bank sampah, tapi dibarengi dengan berbagai macam inovasi pengolahan sampah juga terus dikembangkan, mulai dari sampah organik menjadi pupuk kompos, hingga sampah an-organik. “Jadi bank sampah untuk an-organik masuk ke bank sampah kalau yang organik, dikelola kompos. Bisa jadi kerajin, tas, dompet vas bunga, dan bunga plastik,” ucap Udin, sapaan M Fahrudin Ali Fikri. Menurut Udin, inovasi juga terus di lakukan BLH Lamongan dengan mengembangkan bank sampah sektor di beberapa desa, seperti Desa Pucangro, Mungli, Sukorejo, Tumenggungan,dan Kemlaten."Ada bank sampah unit, supaya lebih mantap, didukung bank sampah sektor. Bank sampah sektor ini kumpulan dari beberapa bank sampah unit, kalau di bank sampah unit kesulitan memasarkan, ini diserahkan ke bank sampah sektor, dengan sifat berjenjang,” tuturnya membeberkan. Adanya bank sampah yang tersebar di wilayah Kabupaten Lamongan ini telah menjadi alternatif untuk mengumpulkan pundi-pundi uang. “Dari satu dengn yang lain beda omzetnya, biasanya dalam 1 bulan, kalau 2 minggu sekali sekitar 300-an rupiah omzetnya,” ujarnya.jir
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…