Indonesia Berbagi Pengalaman Hadapi Tsunami

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menurut Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB dan WTO serta organisasi internasional lain di Jenewa, Hasan Kleib kerja sama antar negara, organisasi regional dan internasional sangat penting dalam memperkuat preparedness capacity dan early warning system bencana tsunami. JENEWA, Yuri Kowalsky. Kleib menekankan pentingnya kerja sama diperlukan dalam menghadapi bencana alam tsunami. Hal itu diungkapkannya saat menjadi panelis diskusi panel dalam rangka memperingati World Tsunami Awareness Day 2017. “Pasca tsunami Aceh tahun 2004, salah satu pelajaran berharga adalah pentingnya terus ditingkatkan preparedness capacity dan early warning system untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana tsunami," kata Kleib. "Peningkatan kapasitas kesiapan dan sistem peringatan dini tersebut yang telah dikembangkan Indonesia, bekerja sama dengan sejumlah negara, sudah teruji keberhasilannya dalam mengurangi jumlah korban gempa berpotensi tsunami yang terjadi di Padang pada tahun 2012,” ungkapnya. Kleib juga menekankan bahwa pasca bencana tsunami Aceh, Indonesia telah membentuk Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) untuk Wilayah Aceh dan Nias. Selain itu melalui pelaksanaan berbagai program nasional serta kerja sama bilateral, maka dalam kurun waktu 5 tahun telah mampu menyelesaikan program pembangunan kembali Aceh dan Nias. Kleib mengungkapkan bahwa kerja sama bilateral itu dilakukan dengan lebih dari 60 negara, berbagai organisasi regional dan internasional, serta lebih dari 700 LSM. Klieb juga menyampaikan mengenai sejumlah tantangan yang masih harus dihadapi Indonesia. Tantangan-tantangan itu seperti tantangan teknis berupa kemungkinan terjadinya communication shutdown ketika bencana terjadi, tantangan sosio-kultural terkait peningkatan kesiapan mental dan budaya masyarakat dalam menghadapi bahaya tsunami. Selain itu, Indonesia juga masih menghadapi tantangan dari segi kebijakan yang perlu lebih difokuskan pada kebijakan-kebijakan preventif terhadap bahaya tsunami, dan tidak hanya pada kebijakan terkait upaya pemulihan pasca bencana. Tidak luput juga ditekankan pentingnya traditional knowledge and custom masyarakat lokal yang dapat kiranya melengkapi teknologi early warning system dalam mengantisipasi potensi terjadinya bencana alam tsunami. Kegiatan diskusi panel tersebut bertujuan untuk berbagi pengalaman antara negara-negara seperti Jepang, Indonesia, Chile dan Maladewa dalam menghadapi tsunami. Diskusi ini juga untuk mengingatkan publik terhadap bahaya dari bencana alam tsunami itu sendiri. Kegiatan sangat interaktif dan dihadiri lebih dari 100 peserta yang terdiri antara lain dari perwakilan sejumlah Perutusan Tetap negara-negara yang berada di Jenewa, organisasi internasional seperti OHCHR dan UNISDR, organisasi regional seperti ASEAN, media serta LSM. 03
Tag :

Berita Terbaru

600 Prajurit TNI Siap 'Serbu' Pulung Ponorogo Bulan Juli, Pangdam Janji Lahan Tani Warga Aman

600 Prajurit TNI Siap 'Serbu' Pulung Ponorogo Bulan Juli, Pangdam Janji Lahan Tani Warga Aman

Senin, 25 Mei 2026 20:24 WIB

Senin, 25 Mei 2026 20:24 WIB

SURABAYA PAGI,Ponorogo-Pembangunan markas militer baru di tingkat daerah sering kali memicu kekhawatiran warga terkait nasib lahan garapan mereka. Namun,…

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Madiun Raya, Danrem: Diharapkan Dongkrak Keamanan Wilayah

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Madiun Raya, Danrem: Diharapkan Dongkrak Keamanan Wilayah

Senin, 25 Mei 2026 20:21 WIB

Senin, 25 Mei 2026 20:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun Raya – Pangdam V/Brawijaya, Rudy Saladin, meninjau sejumlah lokasi pembangunan satuan Teritorial Pembangunan (TP) di wilayah Madiun R…

DKPP Sumenep Pastikan Hewan Kurban Lolos Sertifikasi Kesehatan

DKPP Sumenep Pastikan Hewan Kurban Lolos Sertifikasi Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 18:25 WIB

Senin, 25 Mei 2026 18:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengingatkan…

Pijar Religius Al Banjari SMPN 2 Taman Bergema di Arena CFD

Pijar Religius Al Banjari SMPN 2 Taman Bergema di Arena CFD

Senin, 25 Mei 2026 17:24 WIB

Senin, 25 Mei 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Suara musik rebana mengiringi lantunan sholawat menggema di seantero Monumen Jayandaru Alun alun Sidoarjo, saat digelar Car Free…

Gerbong Mutasi Ponorogo Bergolak! Belasan Pejabat Eselon II Mendadak Dipanggil BKN Jatim

Gerbong Mutasi Ponorogo Bergolak! Belasan Pejabat Eselon II Mendadak Dipanggil BKN Jatim

Senin, 25 Mei 2026 17:19 WIB

Senin, 25 Mei 2026 17:19 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Peta birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendadak memanas. Sinyal perombakan besar-besaran alias mutasi jabatan…

Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok di Bojonegoro Tetap Stabil Menjelang Idul Adha

Gubernur Khofifah Pastikan Harga Bahan Pokok di Bojonegoro Tetap Stabil Menjelang Idul Adha

Senin, 25 Mei 2026 17:17 WIB

Senin, 25 Mei 2026 17:17 WIB

SurabayaPagi, Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan harga bahan pokok di Pasar Banjarejo, Kabupaten Bojonegoro, relatif stabil m…