Pembunuhan Sadis Bermotif Cemburu Dilakukan Pengamen Jalanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo- Kelanjutan perkembangan kasus temuan tulang belulang di sumur tua di daerah Galuran, Taman, Sidoarjo, ternyata mengalami kesulitan. Kabarnya kendati identitas kedelapan pelaku sudah dikantongi namun polisi masih belum menemukan keberadaannya. Hal itu dibenarkan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Boby Paludyn Tambunan. Bahwa pihaknya saat ini sedang bekerja untuk membekuk pelaku. “Masih pengejaran ini mas, doakan saja segera dibekuk secepatnya,”ujar Boby, Minggu (29/10). Boby menambahkan bahwa pelaku yang sebagian besar pengamen jalanan ini sangat cepat sekali berpindah-pindah tempat. Karena umumnya mereka biasa mengamen di lampu merah di Kabupaten Sidoarjo. Selain itu komplotan ini juga kerap berpindah tempat ngamen hingga ke luar kota. Sementara itu menurut Boby, baru terbongkarnya kasus pembunuhan sadis ini karena dari awal keluarga korban tidak langsung melapor ke polisi. Menurutnya jika sejak awal kehilangan anaknya, keluarga langsung melapor maka kasus akan mudah diungkap. “Menurut pengakuannya keluarga tidak melapor itu takut sama polisi. Takutnya itu dari omongan orang lain, katanya harus begini begitu untuk melapor,” ungkap perwira menengah dengan dua melati di pundak itu. Dijelaskan oleh Boby bahwa seperti yang disampaikan orang tua korban ke penyidik, malam terakhir itu korban pamitan keluar rumah untuk main ke rumah temannya. Namun setelah hampir dua hari lebih sampai seminggu korban tidak pernah pulang. “Kata ibunya biasannya kalau main ke rumah temannya satu sampai dua hari pulang tapi saat itu nggak pulang-pulang sampai bulanan,” lanjutnya. Masih menurut Boby korban Andi Prawangsa merupakan anak kedua dari ketujuh saudara. Orang tua korban saat ini masih lengkap dan bekerja sebagai tukang bangunan dan ibu rumah tangga. Seperti diberitakan sebelumnya terbongkarnya kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Kemudian polisi melakukan pembongkaran terhadap sumur tua kawasan bekas permukiman di Jalan Raya Geluran, Taman, Sidoarjo. Saat dibongkar polisi menemukan tulang belulang, baju dan sprei yang digunakan untuk membungkus mayat korban. Dari situ kemudian polisi melakukan identifikasi dan menyimpulkan bahwa tulang tersebut adalah tulang belulang Andi Prawangsa,19, warga Pepelegi, Waru Sidoarjo. Setelah dilakukan penyelidikan ternyata kematian korban karena dibunuh oleh Abu Daud (27), warga Simpang Lima Krian, Krian atau tinggal di Klagen, Tropodo, Sidoarjo bersama Ghofur, (19), warga Kelurahan Wonocolo, Taman Sidoarjo pada November 2015 yang lalu. Belakangan motif pembunuhan itu dilatarbelakangi oleh kecemburuan pelaku utama Abu Daud terhadap korban karena mengirimi pesan sayang kepada istrinya dan mengajak keluar istri tersangka utama. (nt)
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…