Kasus Laka Lantas Mercy vs Jazz

SPDP Belum Dikirim ke Kejaksaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasus kecelakaan yang melibatkan mobil Mercy dan Honda Jazz di Jalan Bukit Darmo Boulevard Surabaya, pada 21 Oktober 2017 lalu, terus bergulir. Kecelakaan tersebut menjadi perhatian banyak kalangan, lantaran satu penumpang Honda Jazz meninggal dunia karena menderita sejumlah luka setelah ditabrak Mobil Mercy. Terbaru, dikabarkan, SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan) belum diterima oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya maupun Kejari Tanjung Perak. Ini berbeda dengan kasus tabrakan Lamborghini milik Wiyang Lautner yang ditangani cukup cepat. Padahal, kasusnya sama-sama menelan korban jiwa. Apakah kasus ini diselesaikan secara damai? ---------- Laporan : Narendra Bakrie – Budi Mulyono ---------- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Bukit Darmo Boulevard, Surabaya. Mobil Honda Jazz N 1576 BE ditabrak Mercedes Benz L 1247 IY yang hilang kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi. Satu dari empat penumpang Jazz tewas. Korban meninggal bernama Aldo Irwandi Sandono, mahasiswa Universitas Ciputra. pengemudi mobil Mercedes Benz tersebut. Sedang pengemudi mobil Mercy bernama Ricky Demos Wibisono asal Balikpapan, yang saat itu bersama Tan Hartanto, warga Kemayoran Baru XVII, Surabaya. Sebelumnya beredar informasi di internal kepolisian, jika salah satu di antara pengemudi mercy itu merupakan anak salah seorang ternama di kancah pebisnis Surabaya dan Jawa Timur. Namun sumber ini enggan menyebut secara detail identitasnya . Kasi Pidum Kejari Tanjung Perak Angga Linggara saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum menerima SPDP kasus kecelakaan mobil mewah itu. “Belum ada SPDP atas nama itu,” ujar Angga. Hal sama diungkapkan Kasi Pidum Kejari Surabaya Didik Adyotomo. Menurutnya, sampai saat ini ada SPDP dari Satlatas Polrestabes Surabaya yang menangani perkara laka maut tersebut. “Sampai saat ini belum ada di meja saya SPDP atas nama mereka,” cetus Didik dikonfirmasi terpisah. Terkait kabar bahwa SPDP atas kasus kecelakaan frontal tersebut belum dikirim ke Kejari, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Bayu Halim kepada Surabaya Pagi menyatakan, hingga saat ini pihaknya masih menyelesaikan berkas pemeriksaan. Dan jika berkas pemeriksaan sudah selesai, SPDP tersebut akan dikirimkan ke kejaksaan. "Masih kami lengkapi. Karena banyak bagian yang harus dilengkapi. Jika sudah, tentu SPDP akan segera kami kirim kesana (kejaksaan)," kata AKP Bayu Halim, semalam. AKP Bayu juga memastikan, jika proses dan tahapan terhadap kasus kecelakaan di depan Lenmarc tersebut terus dilakukannya. Dirinya bahkan menegaskan, jika pengemudi mobil Mercy sudah diamankan, ditetapkan menjadi tersangka dan bahkan sudah ditahan. "Dia (pengemudi Mercy, red) ada di tahanan Polrestabes Surabaya," tegasnya. n
Tag :

Berita Terbaru

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan banyak warga yang mengejek situasi ekonomi Indonesia saat ini jelek,…

Menag Naik Jet Pribadi, Lapor KPK, Khawatir Dituding Gratifikasi

Menag Naik Jet Pribadi, Lapor KPK, Khawatir Dituding Gratifikasi

Senin, 23 Feb 2026 20:00 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, patut ditiru. Ia melaporkan dugaan gratifikasi menumpangi pesawat jet pribadi mantan Ketua…

Umroh Ramadhan, Bisa Manfaatkan Mobil Golf Tawaf

Umroh Ramadhan, Bisa Manfaatkan Mobil Golf Tawaf

Senin, 23 Feb 2026 19:59 WIB

Senin, 23 Feb 2026 19:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Indonesia jadi negara kedua jemaah umroh terbanyak dunia 2025, kalahkan Arab Saudi. Dari Nusuk sampai kebijakan visa. Umroh tahun…