Setoran PAD Minim, Dewan dan Kejari Soroti PD Pasar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Target pendapatan PD Pasar Lamongan dari tahun ke tahun terus alami kenaikan, bahkan target pendapatan untuk tahun 2018 diperkirakan mencapai Rp 6,467 M, namun sayang sumbangsih ke pemerintah daerah dalam bentuk PAD tidak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh. Fakta yang demikian itulah, sehingga dewan dan Kejaksaan ramai-ramai menyoroti PD Pasar. Ketua komisi B DPRD Lamongan, Saifudin Zuhri dihubungi, Jum'at (17/11/2017) menyebutkan, kalau sumbangsih PD Pasar ke Pemerintah Daerah sebesar Rp 430,48 juta dinilai sangat kecil, apalagi dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh selama ini. Ia menyebutkan kalau tahun 2018 mendatang seperti dalam hearing yang sudah dilakukan dengan DPRD, target pendapatan pasar daerah ini ditarget mencapai Rp 6,647 M, dan target tersebut naik bila dibandingkan dengan tahun 2017 yang masih berjalan ini kurang lebih Rp 5 miliar. "Untuk target PAD tahun 2018 diperkirakan naik antara 10-15 persen bila dibandingkan tahun 2017," terangnya. Sementara itu, target pendapatan PD Pasar mendatang sebesar Rp 6,647 M, diperoleh dari 9 pasar diantaranya, Pasar Ikan Rp 1,2 M, Pasar Baru/Tingkat Rp 1 M , Pasar Sidoharjo Rp 1 M, Pasar Babat Rp 851 juta, Pasar Agrobis Rp 994 Juta , Plaza dan Pasar Modern 662 juta, Pasar Blimbing Rp 473 juta, Pasar Hewan Rp 259 juta, Pasar Maduran 28 Juta. Pendapatan sebesar itu teryata, hanya habis digunakan untuk biaya operasional dan menggaji karyawan, karena PD Pasar adalah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan uang dikelola sendiri. Namun dalam pengelolaan ini dewan menggangap PD Pasar tidak efesien dalam pengelolaanya. "PD Pasar sebagai BUMD tidak memprakteknya efesiensi, kecendruangannya malah boros, hal itu bisa dilihat target pendapatan yang memenuhi target semua itu habis untuk biaya operasional dan menggaji karyawan, padahal karyawan saja digaji dibawa UMK, masak setiap tahun menerima karyawan," terangnya. Karena itu, dewan menyebut PD Pasar ini sebagai BLUD milik daerah yang rapornya merah, dan dewan dalam jangka waktu setiap triwulan sekali juga meminta laporan untuk mengetahui progres pendapatan. "Dewan sudah meminta laporan setiap triwulan sekali, dan dalam tiga bulan itu harus ada evaluasi," jelasnya. Sumbangsih yang kecil terhadap Pemda itulah lanjut Saifudin, dalam hearing beberapa waktu lalu sampai memakan waktu yang panjang, karena pihak PD Pasar dianggap tidak bisa memberikan keterangan yang runtut. "Iya dalam hearingnya memakan waktu lama karena tidak bisa menjelaskan runtut," akunya. Kondisi yang demikian ini, dewanpun tidak bisa berbuat apa-apa, semisal ada dari aparat hukum yang ingin memplototi PD Pasar. "Kalau ada aparat hukum yang ingin memplototinya itu hak mereka, yang jelas faktanya seperti itu," terangnya. Terpisah Kajari Lamongan Dyah Yuliastuti dihubungi mengaku belum mengetahui adanya informasi, ia baru tahu dari wartawan. "Saya baru dengar dari wartawan, kalaupun pernah disorot oleh Kasi Intel dirinya harus menunggu laporan dari Kasiintel, setelah itu baru bergerak," pungkasnya. jir
Tag :

Berita Terbaru

Konser Nostalgia Yuni Shara 3553 Digelar di Surabaya, Sajikan Kolaborasi Lintas Generasi

Konser Nostalgia Yuni Shara 3553 Digelar di Surabaya, Sajikan Kolaborasi Lintas Generasi

Kamis, 07 Mei 2026 21:40 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 21:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penyanyi senior Yuni Shara kembali menyapa penikmat musik Tanah Air melalui konser bertajuk “Yuni Shara 3553 Concert” yang akan digel…

Usai Keluarga Maidi, Kini Sekwan DPRD Kota Madiun Dipanggil KPK 

Usai Keluarga Maidi, Kini Sekwan DPRD Kota Madiun Dipanggil KPK 

Kamis, 07 Mei 2026 20:48 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 20:48 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris DPRD Kota Madiun, Misdi sebagai saksi dalam pengembangan kasus dugaa…

Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Saksi Ungkap Dugaan Dana Asrama Dipakai Beli Tanah

Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Saksi Ungkap Dugaan Dana Asrama Dipakai Beli Tanah

Kamis, 07 Mei 2026 19:29 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya kembali melanjutkan sidang perkara dugaan korupsi dana hibah P…

Fertilitas Jatim di Bawah Ambang Ideal, BPS Soroti Ancaman Krisis Tenaga Produktif

Fertilitas Jatim di Bawah Ambang Ideal, BPS Soroti Ancaman Krisis Tenaga Produktif

Kamis, 07 Mei 2026 19:03 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 19:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tren penurunan angka kelahiran di Jawa Timur kian terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Data terbaru Badan Pusat Statistik m…

Kasus Pemecatan Guru di Jombang Memanas, Lia Istifhama Soroti Objektivitas dan Marwah Profesi

Kasus Pemecatan Guru di Jombang Memanas, Lia Istifhama Soroti Objektivitas dan Marwah Profesi

Kamis, 07 Mei 2026 18:57 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Polemik pemecatan guru di Indonesia kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah kasus yang mencuat belakangan ini menunjukkan beragam a…

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi se-Jawa, Khofifah Soroti Ketahanan di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi se-Jawa, Khofifah Soroti Ketahanan di Tengah Krisis Global

Kamis, 07 Mei 2026 18:51 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 18:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I Tahun 2026 yang mencapai 5,96 p…