Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Madiun Gelar Lomba Kreasi Jajan Khas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim TP PKK Kelurahan Pilangbango dengan produk olahan Dodol Asam Jawa Bango Asri yang berhasil menjadi juara 2 dalam lomba Cipta Kreasi Jajan Khas tahun 2026 Kota Madiun. SP/Foto:Diskominfo Kota Madiu
Tim TP PKK Kelurahan Pilangbango dengan produk olahan Dodol Asam Jawa Bango Asri yang berhasil menjadi juara 2 dalam lomba Cipta Kreasi Jajan Khas tahun 2026 Kota Madiun. SP/Foto:Diskominfo Kota Madiu

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui gelaran lomba Cipta Kreasi Jajan Khas tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, telah berkomitmen dalam memfasilitasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bidang kuliner di wilayahnya untuk naik kelas, yang juga sekaligus dalam rangka peringatan ke-108 Hari Jadi Kota Madiun tersebut diikuti sebanyak 54 tim yang terdiri dari TP PKK Kelurahan dan pelaku UMKM.

"Kenapa saya bersikeras agenda ini untuk diadakan? Pertama untuk mendorong UMKM harus upgrade skill. Kalau tidak dipaksa, nanti jualannya akan ala kadarnya. Kedua, wisata Kota Madiun harus naik kelas termasuk seluruh UMKM-nya. Setelah kita fasilitasi, ternyata masyarakat bisa," ujar Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun di Madiun, Minggu (28/06/2026).

Menurutnya, masyarakat Kota Madiun, terutama UMKM dan PKK Kelurahan, sebenarnya kaya akan ide dan inovasi luar biasa. Hal itu terlihat pada gelaran Cipta Kreasi Jajan Khas yang berhasil melahirkan produk jajanan yang enak, unik, dan bernilai ekonomis.

"Ini tentu aset luar biasa. Tinggal bagaimana ke depan aset-aset tersebut mempunyai standar jual di tempat wisata. Produk para pemenang gelaran ini akan kita patenkan. Mereka juga akan mendapatkan pelatihan khusus dengan menggandeng owner yang dinilai sudah berhasil. Hal itu penting agar memenuhi standar selera pasar," katanya.

Dalam gelaran Cipta Kreasi Jajan Khas tersebut, jajan King Peanut Madiun hasil kreasi UMKM Kelurahan Banjarejo berhasil keluar sebagai juara 1. Wujud baru jajanan berbahan sambal pecel juga madumongso itu berhasil mengemas nilai 285,2. King Peanut Madiun bahkan sudah dikemas dengan menarik layaknya makanan oleh-oleh khas Kota Madiun yang terkenal dengan sambak pecel dan madumongso.

Sedangkan untuk juara 2 ada produk Dodol Asam Jawa Bango Asri dari tim TP PKK Kelurahan Pilangbango dengan nilai total 282,9 dan juara 3 ada Suluh Kembang Kates produk khas UMKM Lentera 03 Kelurahan Oro-Oro Ombo dengan nilai 282,3. md-01/dsy

Berita Terbaru

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…