Warga Soraki Bos Pandawa Saat Tiba di PN Depok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Depok – Para korban investasi bodong Koperasi Pandawa menyoraki bos pandawa Group, Salman Nuryanto yang berada di dalam mobil tahanan saat tiba di PN Depok sekitar pukul 11.30, sesaat sebelum agenda sidang digelar, Senin (20/11/2017). Mereka yang sedang duduk di pelataran PN Depok langsung bergegas menuju ruang sidang. "Ayo bu kita langsung ke ruang sidang, itu kayanya Salman yang dibawa," kata salah seorang wanita sambil mengajak rekan-rekannya untuk menuju ke ruang sidang, Pengadilan Negeri, Depok. Menurut jadwal, sidang dimulai pada pukul 13.00 WIB. Mereka langsung duduk menempati kursi-kursi yang ada di luar sidang yakni Ruang Garuda. Para korban yang ingin menyaksikan sidang kompak mengenakan pakaian berwarna merah. "Kita memang sudah janjian pake baju warna merah buat datang kesini (Pengadilan Negeri Depok)," kata Ida salah seorang korban Pandawa. Menurut Ida, dengan memakai baju berwarna merah, supaya menunjukan bahwa korban-korban investasi bodong yang datang, berani untuk terus memperjuangkan pengembalian uang yang telah disetorkan ke Koperasi Pandawa. "Biar terlihat tegas dan berani, kita menuntut hak kita," ucapnya. Yayah yang juga menjadi korban investasi bodong mengaku mengenakan baju berwarna merah karena sebelumnya telah janjian dengan rekan-rekan sesama korban investasi bodong melalui aplikasi whatsapp group yang diikutinya. "Info dari grup WA, kita janjian jam 11 pakai baju merah," tutur Yayah. Hal serupa dilakukan Supri yang juga menjadi korban investasi bodong. Bahkan, Supri harus memakai baju yang dimiliki anaknya hanya untuk terlihat kompak dan senasib dengan kawan-kawan sesama korban investasi bodong. "Pinjem baju anak ini mas, demi memperjuangkan hak kita," ucap Supri. Pada 20 Februari 2017 lalu, Bos Pandawa Group Salman Nuryanto diamankan bersama sejumlah aset. Salman diketahui melarikan miliaran rupiah uang nasabahnya dan menggunakannya untuk membeli sejumlah aset. Kasus Pandawa Group awalnya diselidiki oleh Polresta Depok, sesuai dengan lokasi markas Pandawa Group dan domisili mayoritas korbannya. Kasus itu kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya lantaran jumlah korban terus bertambah dan berasal dari berbagai wilayah. Ratusan korban melapor ke Polresta Depok dan Polda Metro Jaya sejak beberapa bulan silam. Mereka tergiur oleh investasi bodong yang dijanjikan Pandawa Group. Para korbannya mengalami kerugian yang bervariasi, dari belasan juta hingga miliaran rupiah. Salman Nuryanto, pendiri Pandawa Group disebut merugikan para nasabah hingga triliunan rupiah. lx/kmp
Tag :

Berita Terbaru

WN China Keruk Rp 559,8 miliar dari Judol Pornografi

WN China Keruk Rp 559,8 miliar dari Judol Pornografi

Minggu, 28 Jun 2026 21:57 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polisi masih memburu tersangka YB, warga negara (WN) China sebagai pengendali judi online (judol) dengan modus live pornografi…

Tubuh YTR, Ditato "Love Taufik"

Tubuh YTR, Ditato "Love Taufik"

Minggu, 28 Jun 2026 21:54 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polda Jawa Barat membenarkan adanya tato di tubuh YTR (29), korban dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik…

Bloomberg: Indonesia Buka Pintu Bagi “Uang Kotor"

Bloomberg: Indonesia Buka Pintu Bagi “Uang Kotor"

Minggu, 28 Jun 2026 21:51 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada artikel Bloomberg, 25 Juni 2026, berjudul “Indonesia Opens Door to Dirty Money to Fund Prabowo's Plans” . Bloomberg, menulis I…

Seorang Wanita Lahap Habiskan Tart 25 Menit

Seorang Wanita Lahap Habiskan Tart 25 Menit

Minggu, 28 Jun 2026 21:49 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam waktu 25 menit, seorang wanita melahap habis tart berdiameter 28 cm dengan kandungan 14.000 kalori! Memecahkan rekor dunia…

PSI Siap Lawan PDIP di Tahun 2029

PSI Siap Lawan PDIP di Tahun 2029

Minggu, 28 Jun 2026 21:46 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PSI, Bestari Barus menyebut PSI percaya bisa unjuk gigi dalam kontestasi politik tahun 2029 mendatang. Dia menyebut PSI…

Saat Libur Sekolah, Tiket Pesawat Tanpa Potongan

Saat Libur Sekolah, Tiket Pesawat Tanpa Potongan

Minggu, 28 Jun 2026 21:43 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada periode libur sekolah 2026, Kemenhub menyiapkan diskon tiket kereta api ekonomi sebesar 30% untuk 1.174.624 penumpang.…