Menilik Peran Kampus Dalam Kaitan Pilkada Serentak 2018

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada Era Reformasi, kampus menjadi salah satu penggerak elemen masyarakat dalam menegakkan demokrasi. Bagaimana dengan kaitan Pilkada Serentak 2018? Apakah kampus masih menjadi salah satu pilar penegak demokrasi? Menurut akademisi asal Universitas Brawijaya Malang Fazadhora Nailufar, seharusnya hingga saat ini kampus harus menjadi penjaga bagi marwah demokrasi. Meskipun demikian, Dora tidak menampik bahwa sering kali ada beberapa akademisi yang tampil di permukaan dan menjadi konsultan politik. "Tapi, yang mereka lakukan tersebut seharusnya dilakukan atas nama personal. Tidak dengan membawa institusi kampus. Dan memang pada kenyataannya masing-masing individu sudah sangat paham akan hal tersebut. Karena kampus seharusnya menjadi pihak netral," kata Dora kepada Surabaya Pagi. Di sisi lain, menurut Dora, akan menjadi sangat tidak elok apabila ada oknum-oknum yang memanfaatkan nama kampus dalam aktivitas politiknya. "Entah pemanfaatannya ini dengan cara mengadakan seminar dengan menggunakan bendera kampus dengan mengundang satu tokoh politik dengan menyisipkan agenda kampanye atau bagaimana. Sungguh itu tidak elok," tegasnya. Hal tersebut, menurut Dora dikarenakan posisi kampus yang sangat vital menjadi rawan untuk disalahgunakan. Terlebih lagi, apabila ditambah dengan posisi pendapat akademisi yang dipandang begitu berpengaruh di mata masyarakat akademis. "Kampus ini kan di dalamnya banyak pemilih pemula dan milenial. Itu rawan sekali. Belum lagi apabila tokoh politiknya menggunakan hal tersebut untuk legitimasi terhadap pandangannya," jelas Dora lebih lanjut. Senada, akademisi asal Universitas Yudharta Pasuruan Edy Marzuki juga memiliki anggapan yang sama. Ia melihat, saat ini peran kampus dalam kaitan demokrasi sudah jauh berbeda apabila dibandingkan dengan pada masa awal Era Reformasi. "Kalau bicara Era Reformasi dulu, peran akademisi sangat kuat. Mereka yang mendobrak tatanan pemerintahan agar Demokrasi ditegakkan. Pada masa awal Era Reformasi pun kampus masih menjaga marwah demokrasi," jelas Edy, ditemui terpisah. Kondisi demikian, menurut Edy, menjadikan perlunya untuk ada satu kaukus yang membawa fungsi kampus sebagai penjaga marwah demokrasi. "Kaukus intelektual akademisi itu perlu untuk dimunculkan. Ini untuk menjaga fatsun-fatsun demokrasi. Demokrasi harus murni di tangan rakyat. Bukan dijadikan objek kapitalisasi," pungkasnya. ifw
Tag :

Berita Terbaru

WN China Keruk Rp 559,8 miliar dari Judol Pornografi

WN China Keruk Rp 559,8 miliar dari Judol Pornografi

Minggu, 28 Jun 2026 21:57 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polisi masih memburu tersangka YB, warga negara (WN) China sebagai pengendali judi online (judol) dengan modus live pornografi…

Tubuh YTR, Ditato "Love Taufik"

Tubuh YTR, Ditato "Love Taufik"

Minggu, 28 Jun 2026 21:54 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Polda Jawa Barat membenarkan adanya tato di tubuh YTR (29), korban dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik…

Bloomberg: Indonesia Buka Pintu Bagi “Uang Kotor"

Bloomberg: Indonesia Buka Pintu Bagi “Uang Kotor"

Minggu, 28 Jun 2026 21:51 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada artikel Bloomberg, 25 Juni 2026, berjudul “Indonesia Opens Door to Dirty Money to Fund Prabowo's Plans” . Bloomberg, menulis I…

Seorang Wanita Lahap Habiskan Tart 25 Menit

Seorang Wanita Lahap Habiskan Tart 25 Menit

Minggu, 28 Jun 2026 21:49 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam waktu 25 menit, seorang wanita melahap habis tart berdiameter 28 cm dengan kandungan 14.000 kalori! Memecahkan rekor dunia…

PSI Siap Lawan PDIP di Tahun 2029

PSI Siap Lawan PDIP di Tahun 2029

Minggu, 28 Jun 2026 21:46 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PSI, Bestari Barus menyebut PSI percaya bisa unjuk gigi dalam kontestasi politik tahun 2029 mendatang. Dia menyebut PSI…

Saat Libur Sekolah, Tiket Pesawat Tanpa Potongan

Saat Libur Sekolah, Tiket Pesawat Tanpa Potongan

Minggu, 28 Jun 2026 21:43 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 21:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada periode libur sekolah 2026, Kemenhub menyiapkan diskon tiket kereta api ekonomi sebesar 30% untuk 1.174.624 penumpang.…