Jadi Cawagub Khofifah, Bupati Trenggalek Jadi Pole

Dituding Membelot, Emil Membela Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Khofifah Indar Parawansa (Mensos) dan Emil Dardak (Bupati Trenggalek) resmi mendapat ‘tiket’ maju Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018, dari Partai Demokrat dan Partai Golkar. Merapatnya Demokrat yang memiliki 13 kursi dan Golkar dengan 11 kursi, maka syarat Khofifah-Emil mendaftar di KPU telah terpenuhi. Sebab, syarat dukungan parpol minimal 20 kursi di DPRD Jatim. Partai Nasdem, Hanura dan PPP disebut-sebut juga bakal mendukung Khofifah. Meski begitu, pasangan calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) ini bukan tanpa polemik. Khususnya, keberadaan Emil Dardak. Pasalnya, suami artis Arumi Bachsin ini disebut-sebut sudah menjadi kader PDIP dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) parpol berlambang moncong banteng itu. Emil Dardak juga tekesan menantang PDIP, mengingat pada Pilgub Jatim 2018 sudah merekom Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (Wagub Jatim) dan Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi). Akankah PDIP menjatuhkan sanksi ke Emil? Kini publik pun menunggu jawaban Emil. ------------- Laporan : Ibnu F Wibowo – Riko Abdiono, Editor: Ali Mahfud ------------- Emil Dardak menjadi sosok yang ramai diperbincangkan, setelah fotonya bersama Khofifah dan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beredar di media sosial, Selasa (21/11). Dan Rabu (22/11) kemarin, Khofifah dan Emil bertandang ke Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat. Ternyata, Bupati Trenggalek ini memutuskan mendampingi Khofifah maju dalam Pilgub Jatim 2018. Emil Dardak menjadi politikus muda yang cukup diperhitungkan. Mengawali karier politiknya dengan bergabung ke PDIP, Emil dipercaya maju pada Pilkada Trenggalek 2015. Pilkada ini sekaligus menjadi pertarungan pertama Emil di pentas demokrasi. Saat itu, ia maju bersama Mochamad Nur Arifin untuk beradu strategi dengan petahana Kholik-Priyo Handoko. Emil disokong tujuh partai, yaitu Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Golkar, Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Persatuan Pembangunan. Hasilnya, Emil Dardak-Mochamad Nur Arifin unggul. Pasangan itu mengalahkan petahana dengan memperoleh 292.248 suara atau sekitar 76,28 persen. Keduanya pun memimpin Trenggalek untuk periode 2015-2020. Namun belum genap satu periode, pria kelahiran 33 tahun itu malah memutuskan ikut Pilgub Jatim yang akan digelar Juni 2018. Padahal sebelumnya, PDIP sebagai partai penyokong mewanti-wanti agar Emil mematuhi amanah Megawati Soekarnoputri untuk tidak mencalonkan diri. Sindiran Sekjen PDIP Keputusan Emil itu membuat PDIP sedikit "sewot". Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, sikap Emil Dardak bagian dari cermin berpendidikan Barat. Emil Dardak diketahui menghabiskan masa pendidikan S1 di Universitas New South Wales, Australia. Sedangkan gelar S2 dan S3 didapatkan dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang "Sebagai seorang yang lama berpendidikan Barat, wajar jika memandang proses kepemimpinan sebagai proses loncatan karier sebagai hak individu sebagaimana diagungkan di Barat," ucap Hasto Kristiyanto dengan nada menyindir saat dikonfirmasi, kemarin. Meski begitu, Hasto menegaskan, tiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk memilih dan dipilih. Karena itu, pilihan Emil sah-sah saja. "Sekarang kami serahkan sepenuhnya kepada masyarakat Trenggalek. Biarkan rakyat yang menilai, sebab rakyatlah berdaulat di dalam memilih pemimpin," ujar Hasto. Bagi Hasto, Gus Ipul dan Azwar Anas adalah pasangan yang ideal. "Gus Ipul berpengalaman dan Azwar Anas penuh daya terobosan. Keduanya merupakan kombinasi kepemimpinan yang menarik dan saling melengkapi," katanya. Selain itu, Hasto mengatakan, pasangan ini mengedepankan pembangunan berbasis kebudayaan dan kerakyatan sesuai dengan jiwa masyarakat Jawa Timur. "Masyarakat Jatim dikenal sangat patriotis untuk bangsa dan negara," tutur Hasto. Ketua Dewan Kehormatan PDI-P, Komarudin Watubun bersikap lebih tegas. Menurutnya, partai akan memecat Emil Dardak, jika resmi menjadi calon kepala daerah dari partai lain. "Nanti tunggu resmi (mendaftar ke KPU, red). Nanti kalau resmi sudah menjadi calon dari partai lain, ya kami pecat," tandas Komarudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/11). Ia menyayangkan Emil Dardak yang tergoda maju sebagai calon wakil gubernur dari partai lain. Padahal, menurut dia, Emil merupakan sosok politisi muda yang potensial di PDIP.
Tag :

Berita Terbaru

Ringankan Beban Warga, Pemkab Banyuwagi Gratiskan PBB ke Ribuan Warga Kategori Miskin

Ringankan Beban Warga, Pemkab Banyuwagi Gratiskan PBB ke Ribuan Warga Kategori Miskin

Rabu, 22 Apr 2026 11:17 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka menekan dan mengurangi beban warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, pada tahun 2026 ini…

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka …

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru kasus video porno yang menjerat Lisa Mariana dan mantan manajernya sebagai tersangka. Kabid P…

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira memastikan PDIP tidak terusik dengan pernyataan JK. Andreas awalnya menyampaikan bahwa p…

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…