Sebulan Kabur, DPO Jambret Tertangkap Saat Pulang Kerumah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Berakhir sudah pelarian Rendy Putra Pamungkas, salah satu komplotan jambret yang beraksi di sekitar Kota Surabaya. Pemuda 25 tahun itu akhirnya menyusul ketiga temannya yang juga sudah mendekam dibalik jeruji besi terlebih dahulu. Rendy, ditangkap saat hendak pulang kerumahnya, setelah kabur ke Madura selama kurang lebih satu bulan. Dalam pelariannya, warga Kembang Kuning itu bersembunyi di rumah saudaranya di Madura. Merasa aman, Rendy pun pulang. Namun tak berselang lama, Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya yang sudah mengintainya berhasil memotong laju motor pelaku dan menangkapnya. Melalui Kassubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar menjelaskan, penangkapan pelaku ini dilakukan lantaran ia dan etiga rekannya kerap meneror warga kota Surabaya dengan melakukan penjambretan dengan sasaran perempuan yang berkendara seorang diri. "Jadi empat pelaku ini membawa motor dua dan saling berboncengan. Kemudian mereka mencari sasaran dan saat berhasil mereka membagi tugas dua pelaku eksekusi, dua pelaku lain mencegah motor korban agar tak sampai mengejar," kata Lily, Kamis (23/11) siang. Sementara itu, Rendy mengaku jika dirinya memang kerap beraksi di seputaran kota Surabaya bersama dengan komplotannya itu. Pemuda nganggur ini terpaksa menjambret lantaran butuh uang untuk makan dan bersenang-senang. Selain itu, ia juga mengaku jika korban melawan, ia tak segan melukainya. "Iya bareng sama temen-temen itu mas, uangnya kadang buat minum bareng. Ada beberapa yang ngelawan, trus dipukul sama teman saya," aku tersangka. Kini, komplotan ini sudah berhasil dientas semuanya oleh Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya. Rendy mengikuti jejak ketiga kawannya di balik jeruji besi dan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. fir
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…