Masjid DPRD Tetap Dibangun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pembongkaran Masjid As-Sakinah di Kompleks Balai Pemuda Surabaya yang menuai kontroversi, akhirnya menemui titik terang. Baik Pemkot maupun DPRD Surabaya tetap membangun masjid tersebut, meski nantinya ada perubahan desain. Kesepakatan ini dicapai setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim, PCNU, Muhammadiyah dan Pemkot menggelar hearing di DPRD Surabaya, Kamis (23/11). Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Masduki Thoha menjamin dirinya siap mundur dari anggota legislatif jika masjid tak dibangun di lokasi semula, yakni belakang gedung DPRD Surabaya. Menurut Masduki, dalam rencana pembangunan gedung baru DPRD tidak ada rencana penghapusan masjid. Sebaliknya masjid baru nantinya akan dibangun jauh lebih besar dan megah. "Kalau tanah itu tidak jadi masjid, saya akan mundur. Catat omongan saya," tegas mantan Ketua PC Ansor Surabaya itu. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, Ery Cahyadi mengatakan pihaknya menyadari adanya penolakan terkait desain pembangunan gedung DPRD Surabaya yang baru. Termasuk juga renovasi masjid As-Sakinah yang nantinya satu rangkaian dengan gedung Dewan. "Awalnya kan desainnya di atas masjid ada bangunan tempat kerja DPRD tapi jika ada penolakan tentu desainnya akan diubah," ujar Eri. Ia melanjutkan pembangunan gedung baru DPRD dilanjutkan dengan dimulai dari awal pembangunan Masjid As-Sakinah. “Pembangunan masjid tetap akan dilanjutkan di tempat yang sama dengan luas yang lebih besar,” tandas Eri. Rencananya, masjid dibangun seluas 17x30 meter persegi yang akan dimulai pada awal 2018 tersebut. Sebelumnya, Ketua MUI Abdusshomad meminta masjid baru yang akan dibangun lokasinya tetap di tempat semula, tidak berada di lantai dasar. Sementara untuk gedung dewan yang baru, dia meminta dicarikan lokasi lain. "Tanah masjid hanya boleh untuk masjid, itu sesuai peruntukannya," tegas dia. n alq
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…