Waspadai Cuaca Ekstrem

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tensi hujan disertai angin kencang membuat sejumlah daerah mengalami longsor dan banyak pohon yang tumbang. Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, Polda Jatim telah menyiapkan personil Sabhara serta sejumlah peralatan evakuasi untuk para korban bencana. Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan terkait cuaca ekstrem di Jatim dan dampak dari letusan Gunung Agung di Bali, pihaknya telah menyiapkan personil Sabhara untuk membantu dan melakukan evakuasi terhadap korban bencana. Masih kata Barung, sejumlah pengerahan kekuatan itu dalam rangka mengantisipasi beralihnya penerbangan yang situasional terkait dampak letusan Gunung Agung di Bali maupun penerbangan yang dialihkan ke Jatim. (27/11) "Operasionalisasi mulai dari pengamanan bandara, sampai kelancaran arus lalu lintas akan diperhatikan oleh seluruh daerah," tegas Barung. Selanjutnya Kapolda Jatim Irjen Pol. Mahfud Arifin juga menyampaikan bila situasi saat ini adalah musim penghujan, beberapa jalan yang menuju Surabaya ini mengalami gangguan. Gangguan itu baik di perlintasan kereta api, maupun dari perlintasan jalan raya. Makanya, untuk menuju Jakarta misalnya, telah ada beberapa alternatif jalan yang sudah direkomendasikan, salah satunya adalah lewat jalan tol. "Karena jalan yang dibawah itu tanggulnya masih diperbaiki, Kapolda Jatim menyampaikan pada masyarakat, bahwa beberapa Simpang Jalan di Surabaya mengalami genangan," lanjutnya. Makanya demi keselamatan untuk pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat, Barung berharap agar pengendara mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, salah satunya adalah dengan melihat petugas lalu lintas yang ada di jalan hendaknya dipatuhi. "Jangan sampai jalan yang tadinya ingin lewati, ternyata tergenang air, kemudian nekat dan kendaraan tidak bisa berjalan, akhirnya terjadi kemacetan yang panjang," papar Barung. Masih kata Barung ada beberapa pohon tumbang, salah satunya kejadian di Mojokerto. "Di Mojokerto itu yang imbas langsung dari derasnya hujan, pohon tumbang, kemudian ranting-rantingnya juga mengalami patah, masyarakat harap waspada," beber Barung. Kita mengapresiasi kinerja Pemkot Surabaya, khususnya kepada hal-hal yang berkaitan dengan ranting-ranting pohon dan dikatakan Barung dapat ditiru pemerintah daerah lainnya. Sehingga, risiko masyarakat terkena ranting atau pohon yang tumbang di musim penghujan dapat berkurang. Menyikapi dengan perkembangan situasi yang ada saat musim hujan, beberapa penerbangan di daerah mengalami penutupan untuk sementara dikarenakan situasi Gunung Agung yang belum bisa dikatakan normal untuk dilakukan penerbangan. Bahkan, Jatim menjadi tempat dimana penerbangan itu dilakukan evakuasi. nt
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…