Cabut Gelar Alumni, Jika Mencoreng Almamater

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CMA., mewanti-wanti kepada para wisudawan untuk senantiasa menjaga baik-baik nama almamater tercinta Universitas Airlangga. Jangan kotori almamater tercinta ini dengan perbuatan yang tidak semestinya dilakukan seorang lulusan UNAIR. “Dengan seizin Senat dan MWA, bahkan kami tidak akan segan-segan untuk mencabut gelar dan ijazah apabila saudara terbukti melakukan tindakan yang mencoreng nama baik almamater tercinta UNAIR,” kata Nasih. ”Kami berharap alumni UNAIR tidak ada yang korupsi. Setuju ya? Tidak ada yang ngapusi. Apa adanya saja, seperti yang baru saja Anda ikrarkan: harus jujur, amanah, dan tidak korupsi serta tidak melanggar norma-norma agama dan susila. Sekali lagi, jika itu semua terjadi, kami tidak segan-segan untuk menarik kembali gelar saudara. Mari kita dorong almamater ini kita bangun hingga posisi yang sebaik-baiknya,” lanjutnya. Hal itu disampaikan Rektor ketika melantik 1.000 orang wisudawan lulusan Universitas Airlangga, dalam Wisuda Universitas Airlangga periode Desember 2017, Sabtu (2/12). Seremoni ini merupakan hari pertama dari dua hari wisuda dengan total 1.967 wisudawan. Sebanyak 967 sisanya akan diwisuda pada hari kedua, Minggu (3/12), di tempat yang sama, gedung Airlangga Convention Center (ACC) Kampus C UNAIR Jl. Mulyorejo Surabaya. Diantara 1.967 wisudawan itu terdapat 29 yang dilantik sebagai Wisudawan Terbaik, yang berasal dari masing-masing jenjang di fakultasnya. Wisudawan Terbaik adalah peraih nilai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) tertinggi diantara lulusan cumlaude atau peraih IPK diatas 3,50. Selain itu juga terdapat Wisudawan Berprestasi dari masing-masing fakultas. Kriterianya adalah wisudawan peraih perpaduan antara nilai non-akademik dan kegiatan akademik dengan minimal meraih IPK 3,00. Mereka semua memperoleh Piagam Penghargaan dari UNAIR yang disampaikan Rektor dan perwakilan Senat Akademik Universitas. Dilanjutkan oleh Rektor dalam sambutannya, universitas sudah sejak lama mengintegrasikan semboyan Exellence With Morality untuk meningkatkan kualitas lembaga. Namun untuk menguasai sain dan teknologi, kata Rektor, selain kualitas juga sangat dibutuhkan morality. Karena banyak ahli mengatakan bahwa keberhasilan performance hanya bisa dilalui dengan penguasaan dua hal tadi, skill dan attitude. ”Skill sudah kita berikan semaksimal mungkin, dan attitude berupa moralitas, kebiasaan, dan kedisiplinan juga kita berikan. Tidak tanggung-tanggung yang kemudian kita integrasikan dalam satu value Exellence With Morality,” kata Moh Nasih. Atas dasar itu Rektor yakin para lulusan UNAIR akan mampu melewati tantangan jaman, berhasil melampaui jamannya, serta mampu mengatasi persoalan yang ada di masyarakat. Bahkan, selain attitude dan skill, rasa percaya diri pada alumni juga sangat penting, karena percaya diri merupakan bekal untuk beradaptasi di luar kampus. Bekal tersebut bahwa UNAIR adalah universitas terbaik di Indonesia, setidaknya di Indonesia Timur. Secara nasional UNAIR masuk empat terbaik setelah UI, ITB dan UGM. Ini bekal yang harus ditanamkan, dan para Guru Besar dan Sivitas lain terus berusaha menjadikan institusi ini menjadi yang terbaik. "Sehingga alumni tidak boleh minder ketika harus bersaing dan bertemu dengan lulusan universitas lain. Sebut bahwa Anda lulusan UNAIR yang Excellence With Morality. Insya Allah jalan keluar akan diberikan Allah Yang maha Esa," kata Rektor. ifw
Tag :

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…