86 Warga Bangkalan Menderita HIV/AIDS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Bangkalan, Jawa Timur menemukan sedikitnya 86 warga di wilayah itu positif menderita HIV/AIDS. "Setiap kecamatan rata-rata terdapat satu hingga belasan penderita yang dinyatakan positif HIV/AIDS," kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bangkalan Walid Yusufi di Bangkalan, Senin (4/12). Ia menjelaskan, jumlah penderita HIV/AIDS yang kini dalam perawatan RSUD Bangkalan sebanyak 58 orang. Lalu sebanyak 14 penderita menjalani peratawan di Puskesmas Blega, serta delapan orang di Puskesmas Arosbaya, Bangkalan. Sementara di puskesmas lain, ada delapan orang, sehingga total penderita HIV/AIDS yang teridetifikasi sebanyak 86 orang. Walid Yusufi menjelaskan, AIDS merupakan kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat kekebalan tubuh menurun. Awalnya, sambung dia, jenis penyakit ini menyerang sel darah putih yang mampu melawan infeksi. Namun, setelah itu HIV memasuki sel darah putih untuk perkembangbiakannya. Virus ini, kemudian merusak dan akhirnya membunuh sel darah putih. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh semakin menurun sehingga menyebabkan tubuh menjadi rentan terhadap segala serangan penyakit hingga AIDS. Menurutnya, beberapa tempat sel darah putih di antaranya berada di cairan darah, air mani, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI). Proses penularan bisa pada saat beraktivitas yang menyebabkan pertukaran cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. "Jadi, bisa melalui cairan darah, seperti transfusi darah, pemakaian jarum suntik yang tidak steril dan dipakai bersama-sama, penularan melalui cairan kelamin, hubungan seksual tanpa kondom, dan bisa juga dengan seks, oral, dan anal seks," katanya, menjelaskan. Selain itu, penularan jenis penyakit mematikan tersebut, bisa juga terjadi selama proses kehamilan, persalinan, dan menyusui. Orang yang sudah terinfeksi HIV akan tampak sehat dan dapat beraktivitas seperti biasa. Pada masa periode jendela, HIV sudah masuk ke dalam tubuh manusia. Namun sistem kekebalan tubuh belum membuat antibodi HIV. Kemudian, infeksi oportunistik yang mengambil kesempatan untuk muncul di saat kekebalan tubuh manusia sangat lemah. Kabid P2P Walid Yusufi menjelaskan, hingga kini belum ada obat yang dapat menyembuhkan HIV. "Obat yang sekarang ada hanya ARV (antiretroviral), yakni sebagai terapi untuk menghambat perkembangan virus dalam tubuh," katanya, menjelaskan. Selama ini, rata-rata penderita AIDS merupakan warga perantauan, tapi tidak semua. HIV masuk ke Bangkalan karena dibawa dari luar daerah. Kemungkinan gonta-ganti pasangan dan penyebab lainnya. Umumnya, warga Bangkalan yang dinyatakan positif menderita HIV/AIDS itu merupakan perautan, dan tidak sedikit diantara mereka itu merupakan mantan TKI yang bekerja di luar negeri seperti Malaysia dan Arab Saudi.
Tag :

Berita Terbaru

Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan

Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan

Selasa, 28 Jul 2026 14:55 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka melestarikan seni dan budaya Jawa Timur, sekaligus mendukung proses regenerasi bagi seniman muda di Kota Pahlawan,…

KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

KBS Cari Direksi Baru, Syarat Harus Transparansi Audit dan Sejahterakan Satwa

Selasa, 28 Jul 2026 14:47 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus terkait dugaan korupsi yang menjerat Choirul Anwar (CA), mantan Direktur Utama KBS menyisakan sejumlah…

Dinkes: 1.359 Warga Trenggalek Menderita Gangguan Jiwa, Pasien Didominasi Laki-Laki

Dinkes: 1.359 Warga Trenggalek Menderita Gangguan Jiwa, Pasien Didominasi Laki-Laki

Selasa, 28 Jul 2026 14:40 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sepanjang semester I 2026, sebanyak 1.359 warga mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) untuk menjalani pelayanan kesehatan jiwa…

Bupati Sumenep: Hapus Kesenjangan Pembangunan Wilayah Daratan dan Kepulauan

Bupati Sumenep: Hapus Kesenjangan Pembangunan Wilayah Daratan dan Kepulauan

Selasa, 28 Jul 2026 14:38 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menghapus kesenjangan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan kembali…

Dua Desa di Kabupaten Blitar Terbaka Hebat 24 Jam, Kerugian Capai Ratusan Juta

Dua Desa di Kabupaten Blitar Terbaka Hebat 24 Jam, Kerugian Capai Ratusan Juta

Selasa, 28 Jul 2026 14:36 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kembali kebakaran terjadi pagi ini (07.20) Selasa 28 Juli 2026, kali ini di desa Tambakan Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, yang…

PWI, IJTI, dan AJI Blitar Raya Gelar Aksi Serukan  Pernyataan Sikap, Desak Presiden Klarifikasi Ucapan "Londo Ireng"

PWI, IJTI, dan AJI Blitar Raya Gelar Aksi Serukan  Pernyataan Sikap, Desak Presiden Klarifikasi Ucapan "Londo Ireng"

Selasa, 28 Jul 2026 14:34 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tiga organisasi profesi jurnalis di Blitar Raya, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia…