Tertipu, Koordinator Umrah Lapor Polisi 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tak kunjung diberangkatkan umrah. jamaah yang telah menyetorkan sejumlah uang ke koordinator umroh menagih janji. Diketahui, puluhan jemaah umrah asal Surabaya dan Lamongan tertunda berangkat karena koordinatornya tertipu. Ratusan juta rupiah amblas, setelah uang yang dikelola Badrun alias Badrul Huda (53) asal Dusun Ampeldento, RT 02/RW 06, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumuk Mas, Jember, dan kos di Jalan Petemon Gang 5, tak jelas keberadaannya. Merasa jadi korban penipuan, Suwadi Noor (50) warga Jalan Putat Jaya C Timur Gang 2, melaporkan ke Polda Jatim. Berdasarkan laporan polisi nomor:LPB/1212/2017/UM/Jatim, tanggal 3 Oktober 2017. Selanjutnya, oleh Dit Reskrimum kasus ini dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya. Berdasar Surat Kapolda Jatim nomor:B/9386/X/2017/Ditreskrimum, tanggal 12 Oktober 2017. "Kasusnya saat ini ditangani Polrestabes Surabaya," jelas Noor, Senin (4/12/2017). Informasinya, tahun 2016 lalu Noor dikenalkan dengan Badrun melalui ustaz Mukrimun yang diantar ke rumah. Dari perbincangan awal itu, Badrun yang mengaku mempunyai keahlian mengelola dana umrah menjanjikan keuntungan 60 persen selama 1 tahun untuk membantu subsidi biaya umrah, dan dana diinvestasikan legal, akhirnya Noor terpengaruh. Kebetulan Noor di kalangan jemaah sering membantu pengurusan umrah tersebut. Karena tertipu bujuk rayu Badrun, uang jemaah yang dititipkan ke Noor dikelola Badrun dan sebagian untuk operasional pengurusan. Termasuk juga 80 jemaah asal Lamongan yang dikumpulkan oleh H Nafik, meski uang yang diterimanya hanya Rp 480 juta dari total Rp 1,2 miliar. Tiba-tiba pengepul jemaah Lamongan, Mei lalu meminta uang dikembalikan semua, dari kesepakatan berangkat Desember 2017. Padahal pada saat pertemuan November 2016, termasuk dengan Badrun para jemaah ini harus melunasi Desember 2016 tapi itu tak terwujud. Anehnya, pengepul jemaah sudah menerima perlengkapan umroh tas dan seragam dari Travel Mulia Wisata yang dikirim Susiana (45) warga Jalan Banyuurip, yang sebenarnya Susiana ini diminta Noor hanya untuk mengurus paspor jemaah. Noor yang merasa jadi korban dan juga harus bertanggungjawab, sedikit demi sedikit mengembalikan uang jemaah mencapai Rp 300 juta lebih. Karena Badrun yang dihubungi berbelit belit, Atas kasus yang menimpa Noor, 25 jemaah bersedia menambah biaya dan diberangkatkan mundur, dari Desember 2017 ke Pebruari 2018 dibantu Travel Al Aqsha, yang menjadi rekanan travel biasanya Noor menitipkan jamaah umrah. Sedangkan jemaah yang batal sebagaimana lazimnya dikenakan potongan 25�ri harga. "Saya juga korban. Dalam keadaan terpuruk, dan terus mengejar dana di Badrun, bila diminta berbelit-belit," pungkas Noor lagi. Kanit Tipikor Sat Reskrim Polrestabes Surabaya AKP Samidi saat dikonfirmasi membenarkan adanya pelimpahan kasus dari Polda Jatim."Memang ada. Sekarang lagi kita proses," singkat Samidi, kemarin (4/12/2017).nt
Tag :

Berita Terbaru

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …