Kejati Buka Lagi Kasus P2SEM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Setelah berhasil menangkap dr Bagoes Soetjipto, buron dugaan kasus korupsi dana hibah Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) dari Pemprov Jatim tahun 2008 silam. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim, Maruli Hutagalung memastikan secepatnya akan mengeluarkan Surat Perintah Penyelidikan kasus ini. Bahkan Kajati Jatim tidak segan-segan menindak siapapun pihak yang terkait kasus P2SEM. Termasuk jika nantinya dalam penyelidikan kasus ini ditemukan adanya dugaan keterlibatan pejabat-pejabat setempat, Maruli memastikan akan menindak temuan tersebut. Oleh karenanya penyelidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jatim nantinya akan meminta keterangan dari dr Bagoes. "Siapapun yang terlibat (kasus P2SEM) akan kita tindak, baik dia pejabat tinggi atau siapa saja. Sepanjang ada indikasi kuat, kita akan tindak," kata Kajati Jatim, Maruli Hutagalung, kemarin. Dalam waktu dekat, sambung Maruli, pihaknya akan mengeluarkan Surat Perintah Penyelidikan kasus P2SEM. Nantinya penyelidikan kasus tersebut diakui Maruli, pihaknya akan meminta keterangan kepada dr Bagoes. Maruli pun berharap dr Bagoes akan blak-blakan seperti Nazaruddin yang membantu penyidikan di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam kasus dugaan korupsi pada proyek e-KTP. "Mudah-mudahan dr Bagoes akan bicara seperti seorang Nazaruddin. Kan dia (dr Bagoes) kuncinya. Kalau dia ngomong, pasti kasus P2SEM akan jalan," tegasnya. Maruli menambahkan, apapun nantinya keterangan dari dr Bagoes, pihaknya pasti akan menindaklanjuti. Jika dari keterangan dr Bagoes terdapat keterlibatan pejabat-pejabat terkait, pihaknya memastikan tidak akan tebang pilih dalam mengusut keterlibatan pihak-pihak dalam kasus korupsi. "Saya sudah bilang, kalau korupsi sama saya itu tidak ada tebang pilih. Siapapun yang terlibat dalam kasus P2SEM dan indikasinya kuat, pasti kita tangani," janji Maruli. Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2017 yang jatuh setiap tanggal 9 Desember. Maruli Hutagalung dengan tegas mengimbau para koruptor (pelaku korupsi) untuk bertobat. Imbauan tersebut merupakan tindaklanjut dari peringatan HAKI 2017 yang dilakukan Kejati Jatim dan Kejaksaan Negeri (Kejari) se Jawa Timur. "Pesan saya untuk para koruptor, segera bertobatlah supaya negara ini menjadi bagus," ucapnya. Maruli juga mengimbau kepada masyarakat Jawa Timur untuk tidak berbuat korupsi. Menurutnya, seharusnya pembangunan negeri ini sesuai Nawacita Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo. Dengan begitu tidak ada lagi bangsa kita yang akan menderita kesusahan. Karena selama ini uang negara banyak dibikin "bancakan" oleh para koruptor, khususnya dalam pembangunan di negara Indonesia ini. "Kami berharap masyarakat, khususnya di Jawa Timur ini mengetahui bawa korupsi itu membuat bangsa dan negara akan terpuruk. Jadi semua lapisan masyarakat mulai dari bawah sampai atas harus tahu peringatan Hari Anti Korupsi Internasional atau sedunia tanggal 9 Desember," pungkasnya. n bd
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…