Drone untuk Cegah Karyawan Lembur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Selain pekerjaan cepat selesai, lembur juga memiliki sejumlah dampak negatif. Oleh karena itu, sebuah perusahaan Jepang Tensei menciptakan drone yang dirancang untuk membuat pekerja pulang lebih tepat waktu. Kerja lembur terkadang merupakan hal yang penting dilakukan untuk mempercepat terselesainya pekerjaan. Di Jepang, lembur menjadi salah satu bagian dari budaya kerja. Sebagaimana dikutip dari Ubergizmo, drone ini selain dipakai untuk pengawasan dan keamanan juga digunakan untuk mendorong pekerja pulang tepat waktu. Pada dasarnya, pesawat nirawak ini akan terbang mengelilingi kantor dan berulang kali memutar lagu "Auld Lang Syne" yang biasa dipakai di Jepang untuk menunjukkan waktu malam atau hari telah berakhir. Secara teori, musik yang diputar terus menerus oleh drone tersebut membuat karyawan tidak konsen saat bekerja dan membuat mereka memilih untuk ke luar dari kantor. Taisei berencana membuat layanan drone tersebut tersedia secara luas di Jepang mulai April 2018. Adapun pembayaran per bulannya juga tak mahal bagi perusahaan berskala menengah dan besar, yakni US$ 443 atau sekitar Rp 6 jutaan. Apalagi, pengeluaran sewa drone tersebut diklaim akan meningkatkan kesehatan para karyawan dan menciptakan gaya hidup yang lebih baik. Meski bermanfaat, pengguna tak bisa sembarangan menerbangkan drone. Banyaknya perusahaan teknologi yang telah menghadirkan drone dengan harga terjangkau dan membuat regulator menyusun sejumlah kebijakan terkait penerbangan drone. Tujuan regulasi ini adalah untuk menentukan bagaimana drone dipakai oleh penggunanya. Misalnya, terkait dengan beberapa area yang boleh dilintasi drone. Merujuk laporan Ubergizmo, mereka yang menerbangkan drone di area terlarang bisa saja dihukum penjara. Beberapa tempat yang tak boleh dipakai menerbangkan drone misalnya di bandara atau kantor-kantor milik pemerintah. Beberapa bulan lalu, House and Senate (DPR) Amerika Serikat meminta agar tempat-tempat yang berhubungan dengan fasilitas perminyakan, seperti kilang minyak tak boleh dilintasi oleh drone. Para anggota parlemen meminta agar fasilitas itu masuk dalam daftar daerah yang tak boleh dilintasi drone. Dengan demikian, setiap orang yang menerbangkan sebuah drone dengan ketinggian di bawah 400 kaki di atas bangunan-bangunan yang disebutkan akan dianggap melakukan pelanggaran. Para penerbang drone juga berpotensi untuk mendekam di penjara hingga 180 hari. Beberapa fasilitas penting yang tak boleh dilintasi pesawat nirawak di antaranya adalah pembangkit listrik, bendungan, dan kilang minyak. Senat Amerika Serikat telah mengesahkan RUU tersebut. Meski belum jadi peraturan legal, siapa pun yang menerbangkan drone harus berhati-hati agar tak melanggar aturan yang telah dibuat. yn
Tag :

Berita Terbaru

Lewat Demplot Varietas Ronggojalu, Diperta Probolinggo Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah hingga 30 Persen

Lewat Demplot Varietas Ronggojalu, Diperta Probolinggo Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah hingga 30 Persen

Minggu, 05 Apr 2026 11:42 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pertanian (Diperta) setempat saat ini tengah berupaya meningkatkan…

Parkir Berlangganan Sesuai Aturan, Warga Kota Mojokerto  Diuntungkan

Parkir Berlangganan Sesuai Aturan, Warga Kota Mojokerto  Diuntungkan

Minggu, 05 Apr 2026 11:37 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:37 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Program parkir berlangganan yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto dinilai memberikan kemudahan. Masyarakat cukup …

Mengandung Gas dan Berpotensi Ledakan, Pemkab Setop Pengeboran Sumur di Sumenep

Mengandung Gas dan Berpotensi Ledakan, Pemkab Setop Pengeboran Sumur di Sumenep

Minggu, 05 Apr 2026 11:32 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dalam rangka mengantisipasi kebakaran dan ledakan lantaran pengeboran sumur di di Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan…

Sidak Pasar Tradisional, Dirut Bulog: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

Sidak Pasar Tradisional, Dirut Bulog: Mayoritas Harga Pangan Stabil dan di Bawah HET

Minggu, 05 Apr 2026 11:22 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:22 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Surabaya – Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan pemantauan langsung terhadap harga bahan pangan di Pasar Wonokromo, S…

Dorong Pemerataan Ekonomi, Pemkab Banyuwangi Batasi Operasional Toko Swalayan dan Ritel Modern Berjejaring

Dorong Pemerataan Ekonomi, Pemkab Banyuwangi Batasi Operasional Toko Swalayan dan Ritel Modern Berjejaring

Minggu, 05 Apr 2026 11:21 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi  - Sebagai upaya mendorong pemerataan ekonomi serta memberi ruang bagi warung rakyat dan pelaku usaha UMKM agar tetap berkembang, …

Dinilai Efektif, SPPG di Kota Malang Mulai Uji Coba Terapkan MBG Konsep 'Prasmanan'

Dinilai Efektif, SPPG di Kota Malang Mulai Uji Coba Terapkan MBG Konsep 'Prasmanan'

Minggu, 05 Apr 2026 11:09 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Malang Unit Gadang 2 melakukan inovasi pada mekanisme pendistribusian…