Dam Ambrol, Lima Desa di Kediri Kesulitan Pengairan Sawah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, KEDIRI - Meskipun musim penghujan, ternyata tak membawa dampak bagi lima desa di wilayah Barat Sungai Kabupaten Kediri. Hal ini diakibatkan karena ambrolnya Dam Sungai Bruno di Dusun Kembangan, Desa Bobang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Rabu (13/12/2017). Terdapat lima desa hingga saat ini kesulitan air dalam irigasi pertanian ini. Mulai dari Desa Puhrubuh, Brangkal, Sidomulyo, Gambang dan Bulu. Bahkan, krisis air ini juga melanda wilayah Kota Kediri yakni, sebagian lahan pertanian di Kelurahan Banjarmlati Kecamatan Mojoroto. Seperti di Desa Puhrubuh, akibat ambrolnya Dam tersebut sejumlah petani mengaku kesulitan memperoleh air. Mereka mengandalkan air bawah tanah yang disedot menggunakan mesin disel. Dengan menggunakan mesin tersebut petani merasa keberatan lantaran biaya terlalu tinggi. Sebab irigasi dengan disel membutuhkan biasa operasional yang banyak. Khapip, salah satu petani di desa itu mengaku, dalam sekali irigasi sedikitnya butuh dana Rp 50 ribu untuk sewa mesin disel. Padahal, sewaktu dam masih berfungsi, biaya ini mestinya tidak ada. Petani hanya butuh dana untuk penggarapan lahan, beli bibit, pupuk, dan tenaga panen. "Seluruh lahan pertanian disini (Desa Puhrubuh, red) saat ini sulit air irigasi. Mayoritas disini petani padi yang harus membutuhkan banyak air. Sejak Dam Bobang ambrol, sudah tidak ada aliran air ke sawah kami," ungkap Khapip. Pantauan di lokasi, Dam Bobang rusak berat. Bangunan dari tatanan batu dengan semen setinggi kurang lebih 10 meter kali lebar 20 meter ambrol. Kerusakan bangunan pintu air ini sudah terjadi satu tahun belakangan ini. Bahkan, diketahui bangunan tersebut sudah tiga kali mengalami ambrol. Tahun lalu pemerintah setempat sempat melakukan perbaikan, namun enam bulan lalu Dam tersebut kembali mengalami kerusakan. Terpisah Katimen, petani di Dusun Kembangan, Dam ambrol akibat diterjang arus sungai. Petani sudah melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Desa Bobang. Pihak perangkat desa pernah datang untuk melihat, tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut. "Sudah hampir satu tahun kerusakan Dam ini, tetapi belum juga diperbaiki. Saat kami tanya ke Desa, katanya tidak memiliki wewenang untuk memperbaiki," jelas Katimin di sawahnya. Sawah milik Katimin seluas 125 ru, berada di dekat Dam ambrol. Bahkan, berbatasan langsung dengan dinding sungai. Itu sebabnya, sebagian lahan sawah miliknya ikut tergerus. Ada dua petak sawah petani lainnya yang mengalami nasib sama. "Kalau seperti ini dibiarkan tentu sangat membahayakan. Dinding sungai terus runtuh, dan sebagian sawah saya ikut. Seperti ini, tepi sawah saya curam hingga lebih 10 meter. Saya sudah tidak berani ke tepi, karena bisa jatuh," keluhnya. Sementara itu, Handoko Kabid Penyuluhan Petani mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pengairan terkait masalah tersebut. "Dengan masalah ini karena petani juga dirugikan, maka kami akan lakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Pengairan. Sebab dalam hal ini penanganannya masuk dalam pengairan," tandasnya. Can
Tag :

Berita Terbaru

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar bahagia datang dari dunia hukum di Jawa Timur. Pengacara muda yang tengah naik daun, Billy Handiwiyanto, resmi menggelar…

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi p…

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung percepatan pembangunan …

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tidak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap pelaku usaha …

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat yang a…

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Musim Haji 2026, PPIH Embarkasi Surabaya Larang CJH Jajan Sembarangan

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Haji 2026 sedang dinanti-nanti para Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan segera berangkat ke Tanah Suci dari Embarkasi…