Alasan Giring Nidji Berhenti Manggung Usai Jadi Politikus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Keputusan Giring Ganesha untuk terjun ke dunia politik sudah bulat. Usai mengambil keputusan vakum dari grup band Nidji, vokalis berambut kribo itu langsung mengikuti seleksi bakal calon anggota legislatif tingkat DPR RI Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Hasilnya pun positif. Nama Giring Ganesha lolos bersama 22 peserta lain sebagai bakal calon dari PSI. Ditemui akhir pekan lalu, Giring Nidji memastikan bahwa dirinya akan semakin serius berpolitik. Pelantun lagu 'Hapus Aku' ini bahkan bakal meninggalkan aksi manggungnya. "Jadi, bikin lagu sama rekaman enggak mungkin-lah (ditinggalkan). Itu bagian dari gue, tetapi kalau manggungnya memang berhenti," ujar Giring Nidji. Giring Nidji menuturkan alasan mengapa ia lebih memilih untuk berhenti manggung. Pria 34 tahun ini ‎merasa fokusnya akan terpecah jika ia tak memilih salah satu jalan. Ditambah lagi, meski dirinya vakum, namun grup band Nidji masih bisa tetap tampil tanpanya. "Kalau misalkan gue masih bela-belain manggung, ketika sudah harus mengabdi untuk bangsa ini atau ketika gue mengejar pas kampanye, malah nantinya enggak fokus," ucap Giring Nidji. "Makanya Nidji sekarang buat satu proyek namanya Nidji Electronic Version. Di mana mereka tetap bisa manggung," ia menambahkan. Aksi vokalis Grup band Nidji, Giring pada acara BRIZZI Vidio Fair 2017 di The Space Senayan City, Jakarta Pusat, Sabtu (9/12). Rencananya, Giring Ganesha akan vakum sejenak dari Nidji hingga waktu yang tidak ditentukan. (Liputan6.com/Herman Zakharia) Jika dirinya mampu berdiri di kancah politik, Giring Nidji berencana untuk terus mengembangkan ekonomi kreatif khususnya industri musik Tanah Air. Menurutnya, pasar musik saat ini bisa dikembangkan lewat digitalisasi dan streaming musik. "Ini adalah titik cerah baru industri musik. Kenapa harus membeli jika kamu dapat menyewa? Karena ini beda dengan dulu," kata Giring Nidji. "Tetapi, ya bisa untuk tambahan penghasilan di masa tua kalau lagu kita masih didengarkan orang," ia menambahkan.
Tag :

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…