Israel Tolak AS Cabut Pengakuannya Terkait Yerusalem

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dalam sebuah pidato di depan pendukungnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menuturkan pihaknya dengan tegas menolak resolusi tersebut dan kembali menyatakan langkah AS sudah benar, karena menurutnya Yerusalem adalah Ibu Kota Israel sejak dahulu kala. TEL AVIV, Ahmed Mustofa. Netanyahu menggambarkan PBB sebagai "rumah kebohongan". Pernyataan ini muncul jelang pemungutan suara di Majelis Umum PBB mengenai sebuah rancangan resolusi yang meminta Amerika Serikat (AS) untuk menarik pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibukota Israel. "Israel benar-benar menolak pemungutan suara ini, bahkan sebelum persetujuan (resolusi). Yerusalem adalah ibu kota kita (Israel), dan kita akan terus membangun di sana, dan Kedutaan Besar asing yang dipimpin oleh AS akan pindah ke Yerusalem. Itu akan terjadi," ucap Netanyahu, seperti dilansir Reuters. "Sikap terhadap Israel dari banyak negara, di semua benua, di luar tembok PBB, berubah dan pada akhirnya akan meresap ke dalam PBB, dan menjadikan PBB "rumah kebohongan"," sambungnya. Seperti diketahui, Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 orang tersebut akan mengadakan sebuah sesi khusus darurat langka pada hari ini atas permintaan negara-negara Arab, dan Muslim mengenai keputusan AS yang kontroversial mengenai Yerusalem. Terkait dengan hal ini, Presiden AS Donald Trump mengancam akan memotong dana bantuan kepada negara-negara anggota PBB yang memberikan suara "ya" dalam pemungutan suara tersebut. "Mereka mengambil ratusan juta dolar bahkan miliaran dolar, dan kemudian mereka memilih untuk melawan kita. Kami akan mengawasi pemungutan suara itu. Biarkan mereka memilih melawan kita. Kita akan menghemat banyak. Kami tidak peduli," kata Trump. Pernyataan Trump ini mendapat kecaman dari berbagai pihak, khususnya dari negara Muslim. Turki, dan Palestina bahkan menyebutkan sebagai bentuk pemerasan, dan serangan terhadap kedaulatan negara-negara anggota PBB. 07
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …