Kepolisian Australia Sita Sabu Senilai Rp10 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dikenal dengan nama "ice" di Australia atau "sabu" di Indonesia, sitaan seberat 1,2 ton itu diamankan polisi usai diambil dari sebuah kapal bernama Valkoista. Petugas meyakini paket sabu ini berasal dari Tiongkok. CANBERRA, M. Burhanudin. Kepolisian Australia telah menyita narkotika jenis methamphetamine senilai USD760 juta atau lebih dari Rp10 triliun dalam operasi terbesar dalam memburu obat terlarang tersebut. Australia adalah salah satu negara dengan tingkat konsumsi terbesar narkotika sabu kristal. Negara ini menjadi destinasi favorit jaringan pengedar narkoba karena harganya di pasaran relatif tinggi. Sebagian besar sabu di Australia datang dari Tiongkok serta area Segitiga Emas yang terdiri dari perbatasan Myanmar, Thailand serta Laos. Delapan pria, semuanya warga Australia, dijerat pasal mengimpor serta memiliki obat-obatan terlarang. Mereka semua terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup. Penyitaan ini mengakhiri investigasi kepolisian Australia sejak enam bulan terakhir. Wakil Komisioner Kepolisian Federal Australia Leanne Close mengklaim sejumlah gembong jaringan narkoba ini telah ditangani. "Barang sitaan ini bernilai sekitar AUS1 miliar. Barang ini tidak akan beredar di jalan-jalan Australia selama musim liburan Natal," tutur Close, seperti disitat AFP. "Para pelaku ini akan dihadirkan di pengadilan dengan tuntutan mendistribusikan obat-obatan terlarang di sepanjang pesisir timur Australia," lanjut dia. Valkoista tiba di pelabuhan Geraldton di Australia Barat pada Kamis pagi kemarin. Paket sabu itu kemudian dipindahkan ke sebuah mobil van berwarna putih, sebelum akhirnya petugas datang menggerebek. Rekor penyitaan terbesar sabu di Australia sebelumnya ada di angka 903 kilogram, yang ditemukan di Melbourne pada awal 2017. 07
Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …